Pidato Presiden
Sambutan Temu nelayan dan Penyerahan PNPM Mandiri dan KUR
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
TEMU NELAYAN DAN PENYERAHAN BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI (PNPM MANDIRI) DAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR)
INDRAMAYU, 9 APRIL 2008
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang saya hormati Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu,
Yang saya hormati para Direktur Utama Bank mandiri, Bank BNI dan Bank BRI,
Yang saya hormati Pelaksana Tugas Gubernur Jawa Barat,
Yang saya hormati Bupati Indramayu dan para Pejabat Negara dan Pemerintahan yang bertugas di Jawa Barat dan di Indramayu,
Yang saya muliakan para Ulama, para Tokoh Masyarakat dan para Pemuka Adat, para Nelayan, para Petani, para Guru, para Pengusaha dan Saudara-saudara Warga Indramayu khususnya yang saya cintai,
Marilah sekali lagi pada kesempatan yang baik dan Insya Allah penuh berkah ini, kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridho-Nya kepada kita masih diberi kesempatan, kekuatan dan semoga kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita, serta tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara tercinta.
Saudara-Saudara,
Hari ini saya beserta rombongan berkunjung ke Eretan, Indramayu, Jawa Barat ini untuk bertemu dengan Saudara-saudara, untuk melihat dari dekat keadaan Kabupaten Indramayu, dan untuk memastikan bahwa upaya Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Indramayu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat telah berjalan dengan baik. Kalau sudah berjalan dengan baik, saya minta diteruskan. Kalau ada yang belum baik, saya minta diperbaiki. Dengan demikian, cita-cita kita bersama untuk meningkatkan kehidupan masyarakat makin ke depan makin berhasil.
Saya ingin bertanya kepada Saudara. Apakah Saudara ingin kesejahteraan kita makin ke depan makin baik? Apakah Saudara ingin pendidikan untuk rakyat makin ke depan makin baik? Apakah Saudara juga ingin kesehatan masyarakat kita makin ke depan makin baik? Apakah Saudara ingin kemiskinan di negeri ini makin ke depan makin berkurang? Dan apakah saudara ingin banjir dan bencana yang ada di Indramayu makin ke depan makin tidak ada? Kalau Saudara ingin, pertama-tama, mari kita berdoa kepada Allah SWT. Yang kedua, karena Saudara ingin kehidupan makin baik, saya mengajak jajaran Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Kabupaten terus bekerja keras siang dan malam untuk betul-betul meningkatkan kehidupan rakyat kita, utamanya di Indramayu ini.
Kalau Pemerintah telah bekerja keras, saya minta dukungan dan kerjasama Saudara-saudara semua agar apa yang dilakukan Pemerintah betul-betul dapat mencapai tujuan dan sasarannya dengan baik. Saya kira Saudara ingin negeri kita aman dan damai, betul? Saudara tentu ingin Jawa Barat, Indramayu kejahatan berkurang, suasana yang aman, tidak ada kerusuhan-kerusuhan. Kalau Saudara ingin, karena saya memerintahkan Kepolisian dan TNI bekerja keras untuk memelihara keamanan ini, saya minta dukungan dan kerjasamanya.
Kita tahu negara kita tidak cerah di masa depan, kalau korupsi masih merajalela. Karena negara, Pemerintah bertekad dengan bulat dan bekerja keras sekarang ini untuk mencegah korupsi, memberantas korupsi, saya meminta dukungan Saudara-saudara semua.
Agar negara kita terbebas dari bencana, bencana itu ada dua, ada bencana karena memang peristiwa alam, itu kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, misalnya gempa bumi, letusan gunung berapi. Kita berdoa pada Allah, mudah-mudahan Indramayu dan negeri kita makin dijauhkan dari gempa bumi. Tetapi ada bencana alam yang terjadi karena kesalahan manusia, karena kesalahan kita. Hutan ditebang seenaknya, digunduli, dijual untuk keuntungan pribadi. Akibatnya apa? Terjadi banjir bandang, tanah longsor. Mari kita berantas kejahatan itu dan saya mengajak mari kita terus melakukan gerakan menanam pohon, agar selamat Indramayu, selamat Jawa Barat, selamat Indonesia dari bencana-bencana banjir, tanah longsor yang diakibatkan oleh kesalahan manusia. Saudara setuju? Saudara sanggup bersama-sama Pemerintah memelihara lingkungan kita? Terima kasih.
Saudara-saudara,
Tidak ada bangsa yang maju dan sejahtera kalau kita tidak bekerja keras. Ajaran agama, yang beragama Islam memahami Tuhan Yang Maha Kuasa tidak akan merubah nasib sebuah kaum, kecuali kaum itu merubah nasib dan masa depannya. Demikian pula kita, kalau Indonesia ingin maju dan sejahtera, demikian juga Jawa Barat dan Indramayu, maka program yang kita jalankan, yang tadi disebutkan oleh Menko Kesra dan Pelaksana Tugas Gubernur, misalnya membantu masyarakat agar berdaya, membantu masyarakat agar berkurang kemiskinannya, membantu masyarakat agar pendidikan dan kesehatan makin bagus, membantu masyarakat dengan pinjaman tanpa agunan, agar usaha kecil itu tumbuh dengan baik. Semua program itu harus kita sukseskan. Cara menyukseskannya, semua jajaran pemerintah di daerah ini dipimpin Bapak Bupati terus bekerja sekuat tenaga dan Saudara-saudara membantunya.
Saudara-saudara,
Uang negara, meskipun terus-menerus kita membangun tentu ada batasnya. Meskipun uang negara ada batasnya, kita ingin tahun demi tahun bantuan untuk rakyat, terutama yang belum sejahtera, yang masih miskin harus kita lanjutkan di seluruh Indonesia. Itulah yang disebutkan tadi, satu demi satu. Uang yang banyak itu tidak ada artinya, kalau tidak sampai pada sasaran yang dituju. Tidak ada artinya, kalau kita tidak bergotong-royong, bersatu-padu untuk melaksanakan pembangunan itu.
Oleh karena itu, karena sudah jelas berapa jumlahnya, berapa milyar untuk Kabupaten, dibagi di Kecamatan mana saja, dari Kecamatan dibagi di Desa mana saja, berupa program apa, jelas sekali. Mari kita bagikan semua dana itu digunakan dengan baik, sehingga tahun demi tahun keadaan di daerah ini makin baik pula. Sanggupkah saudara? Alhamdulilah.
Bagi yang masih miskin, Pemerintah memberikan bantuan langsung, ada berupa beras untuk rakyat miskin, ada berupa bantuan kesehatan gratis, ada pendidikan tanpa biaya, ada subsidi untuk pertanian, banyak sekali. Memang menjadikan kewajiban negara dan kewajiban Pemerintah membantu mereka yang benar-benar tidak mampu atau yang miskin. Saya minta semua bantuan itu sampai pada sasarannya.
Yang kedua, meskipun tidak berkategori miskin, tetapi mesti dibantu agar Desa dan Kecamatan terus berkembang. Itulah yang disebut Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat. Masyarakat mesti diberdayakan karena masyarakat kita ini baik, berkemampuan, punya inisiatif, mau bekerja, mesti kita ajak, kita libatkan, kita berdayakan, kita libatkan, termasuk kaum perempuan. Kalau semua dilibatkan dengan Program PNPM tadi, maka hasilnya lebih baik daripada masyarakat hanya menonton. Inilah program kedua yang kita namakan pemberdayaan masyarakat, Kecamatan, Desa di Indramayu dan di seluruh Indonesia diberdayakan, diajak bergotong-royong membangun dengan dana yang sudah disiapkan. Ini juga cara yang kita tempuh dengan sangat serius, agar semuanya makin berdaya.
Masih ada lagi cara yang lain. Usaha kecil, usaha mikro, pedagang kecil, pedagang mikro, apapun, itu mesti kita berikan pinjaman modal tanpa agunan. Itulah yang kita sebut dengan Kredit Usaha Rakyat. Itulah yang tadi diberikan contohnya. Tadi itu contoh, yang dibantu bukan hanya yang maju tadi, usaha-usaha kecil, usaha mikro perdagangan yang lain juga dibantu. Jumlahnya cukup besar dari BRI, dari BNI, dari Mandiri.
Saya ingin, ini para Pimpinan Banknya ada di sini, lebih banyak yang diberikan bantuan modal. Banyak pedagang kecil, banyak usaha kecil tidak mendapatkan bantuan modal, kasihan. Mari kita berikan bantuan modal itu tanpa agunan, sehingga usahanya tumbuh. Kalau usahanya tumbuh, tentu kehidupannya akan makin baik. Betul Saudara-saudara?
Semua program itulah baik bantuan langsung, pemberdayaan Kecamatan, Desa maupun bantuan untuk usaha mikro dan kecil yang memerlukan dana yang besar, tujuannya tiada lain meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jadi kalau semua ingin kemiskinan berkurang, ya itu cara yang harus kita laksanakan, tidak cukup hanya teriak sana, teriak kemari ya, mengeluh sana, mengeluh ke sini, menyalahkan sana, menyalahkan sini, menghujat, tidak akan selesai kemiskinan. Dengan cara tadi itulah yang kita lakukan agar makin ke depan kemiskinan makin berkurang.
Saudara-saudara,
Di dunia ini kemiskinan makin tinggi, yang menghadapi kemiskinan bukan hanya negara kita, bahkan di negara lain banyak yang kondisinya lebih berat. Meskipun ada negara lain yang lebih baik dibandingkan negara kita. Pemimpin dunia semua sepakat untuk mengurangi yang miskin, apalagi yang sangat miskin diperlukan 15 tahun agar kemiskinan itu berkurang separuhnya. Tidak mungkin kemiskinan berkurang setahun, 2 tahun, 3 tahun, apalagi kalau hanya berteriak kesana kemari. Tapi percayalah kalau program semua tadi kita jalankan, Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten sampai yang paling bawah bekerja dengan keras, dengan jujur, tidak ada korupsi, tidak ada penyimpangan, yakin dengan ridho Allah SWT akan makin berkurang kemiskinan di negeri kita.
Saudara-saudara,
Allah SWT sedang menguji umat manusia. Tiga tahun terakhir ini harga minyak meroket tinggi sekali. Semua bangsa mengalami masalah itu. Harga pangan tiba-tiba juga ikut naik, semua bangsa mengalami. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu padu mengatasi kenaikan harga minyak dan harga pangan ini. Dengan cara Pemerintah menjalankan kebijakan, mengambil langkah-langkah, tindakan dengan uang yang tidak sedikit, bertrilyun-trilyun, agar harganya tidak naik terus dan terjangkau. Tapi itu belum cukup, kita harus meningkatkan produksi pangan, beras, gula, kedelai, jagung, daging sapi dan lain-lain. Pemerintah mengalokasikan anggaran yang besar untuk itu. Saya minta kerjasama semua, para petani, para nelayan, para pengusaha semua pihak di negeri ini, agar upaya meningkatkan produksi pangan dan meningkatkan produksi energi dapat kita laksanakan dengan baik.
Dan Saudara-saudara, banyak sekali yang hidupnya boros energi, terutama mereka barangkali yang merasa memiliki uang untuk membeli energi di luar yang dibutuhkan. Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, mari mulai sekarang berhemat BBM, berhemat listrik, berhemat air, agar Pemerintah mampu untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan. Ini adalah pekerjaan kita semua, Pemerintah akan terus berusaha siang dan malam mengatasi masalah-masalah itu. Saya minta dukungan dan kerjasama agar semua upaya Pemerintah bisa terlaksana dengan baik.
Saudara-saudara,
Itulah yang dapat saya sampaikan. Saya akan memantau terus, akan memonitor terus, akan mengawasi terus apa yang dilaksanakan di Jawa Barat, khususnya di Indramayu ini. Rakyat saya minta juga ikut membantu para pimpinan yang sedang bekerja. Kalau pimpinan di Indonesia ini, di Jawa Barat ini ada yang lalai, tolong diingatkan, supaya mereka tetap rajin, tetap berusaha keras untuk rakyatnya. Manakala mereka berusaha keras, berikan dukungan. Dengan demikian, semuanya akan membawa kebaikan bagi kita.
Itulah Saudara-saudara yang saya sampaikan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita sekalian.
Kepada para Alim Ulama, para Tokoh masyarakat, Pemuka Adat, saya mohon doa restunya, agar upaya bersama kita, Pemerintah dan rakyat untuk membangun negeri ini ke arah yang lebih baik, untuk mengatasi masalah-masalah ini, juga dapat dilaksanakan dengan baik.
Demikian, Saudara-saudara. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



