Pidato Presiden

Sambutan Pembukaan PON XVII Kaltim

 

SAMBUTAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA
PEMBUKAAN PEKAN OLAHRAGA NASIONAL KE-XVII TAHUN 2008

Samarinda, 5 Juli 2008


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Para Tamu Undangan yang saya hormati,
Para Atlet dan Kontingen Peserta PON ke-17 yang saya banggakan,

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang saya cintai,
Marilah kita bersama-sama, sekali lagi, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan karuniaNya, kita dapat menghadiri Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-17, di stadion Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, untuk menyampaikan ucapan selamat datang, selamat bertanding, dan selamat menyaksikan pertandingan, kepada lebih dari 25.000 peserta, yang terdiri dari atlet, ofisial, wasit, dewan hakim dan tenaga pendukung lainnya, serta para suporter, yang datang dari seluruh tanah air.

Ucapan terima kasih dan penghargaan juga saya sampaikan kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kalimantan Timur, termasuk jajaran KONI Daerah, yang telah mengerahkan segala daya, dana dan upaya secara optimal, untuk menyukseskan penyelenggaraan PON ke-17 tahun 2008 ini. Semoga PON ke-17 yang bertepatan dengan 100 Tahun Kebangkitan Nasional ini menjadi momentum kebangkitan keolah-ragaan di tanah air, dan mampu mengukir prestasi-prestasi terbaik para atlet nasional kita, untuk selanjutnya berjaya di pentas olahraga regional dan internasional.

Saudara-saudara,
Kita patut bersyukur, sebagaimana saya katakan tadi, PON kali ini kita selenggarakan bertepatan dengan peringatan Seratus Tahun Kebangkitan Nasional. Melalui momentum yang disemangati oleh tekad ”Indonesia Bisa”, kita ingin berjuang dan membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi bangsa yang mandiri, bisa menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi, dan bisa menjadi bangsa yang berperadaban mulia. Semangat ini juga sejalan dengan tema PON ke-17, yaitu ”Raih Prestasi, Kokohkan Persaudaraan”. Oleh karena itu, saya mengajak saudara-saudara semua, untuk menjadikan Pekan Olahraga Nasional ini, selain sebagai ajang untuk mengukir prestasi juga untuk memperkokoh persatuan, persaudaraan dan kebersamaan kita sebagai bangsa. Dengan semangat, rasa dan wawasan kebangsaan ini, marilah kita berkarya dan berjuang lebih keras lagi, untuk menjadi bangsa yang maju, bangsa yang berprestasi, bangsa yang kuat, bangsa yang unggul, dan bangsa yang mampu bersaing di tengah-tengah percaturan global, termasuk dalam bidang olahraga.

Pembangunan keolahragaan di tanah air kita, terus kita lakukan. Alhamdulillah, saat ini kita telah memiliki Undang-Undang No. 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Di dalam Undang-Undang itu dinyatakan, bahwa pembangunan keolahragaan diarahkan untuk pemeliharaan kesehatan dan kebugaran, untuk peningkatan prestasi dan kualitas manusia, serta untuk penanaman nilai-nilai moral dan akhlak mulia. Pembangunan keolahragaan juga kita tujukan untuk menumbuhkan jiwa sportivitas, menanamkan disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkukuh ketahanan nasional, serta mengangkat harkat, martabat, dan kehormatan bangsa.

Berkaitan dengan itu, prestasi olahraga yang dapat kita raih, baik pada tingkat nasional maupun internasional, sesungguhnya merupakan parameter penting dari keberhasilan pembangunan keolah-ragaan di tanah air. Oleh karenanya, prestasi olahraga yang dapat kita tunjukkan di berbagai gelanggang kompetisi tingkat dunia, juga akan mengangkat kebanggaan dan kehormatan kita sebagai bangsa.

Perlu saya sampaikan bahwa Pekan Olahraga Nasional adalah salah satu wujud dari amanat Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional, sekaligus upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga kita yang dapat membawa citra dan kehormatan bangsa kita. PON merupakan bagian dari mata rantai kegiatan pembinaan prestasi olahraga, serta bagian dari proses pematangan puncak prestasi atlet. Kita mengetahui, prestasi seorang atlet tidak mungkin ditempuh melalui jalan pintas, akan tetapi harus melalui proses pembinaan yang sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, banyaknya kegiatan pertandingan olahraga yang digelar, diiringi dengan pembinaan dan pelatihan yang berkesinambungan, merupakan proses dan wahana untuk meningkatkan prestasi para atlet, yang terus kita lakukan secara sungguh-sungguh.

Hadirin yang saya hormati,
Pekan Olahraga Nasional, sebagai kegiatan kejuaraan olahraga setiap empat tahun sekali, diharapkan mampu membuahkan puncak prestasi dari hasil pembinaan olahraga tingkat nasional, yang merupakan gabungan dari hasil pembinaan olahraga di setiap provinsi. PON juga merupakan barometer, untuk mengukur keberhasilan daerah dalam pembinaan olahraga yang dipertandingkan secara nasional. Kita berharap, PON yang kita gelar hari ini, dapat melahirkan para atlet yang mampu tampil secara prima, sportif dan berprestasi gemilang, dan akhirnya mampu pula mengharumkan nama bangsa di berbagai gelanggang kejuaraan olahraga di tingkat dunia, seperti Sea Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Kepada para atlet yang akan bertanding, saya ucapkan selamat bertanding. Bertandinglah dengan penuh semangat dan sportivitas. Raih prestasi setinggi-tingginya. Pecahkan rekor nasional, jika mampu lampaui rekor internasional. Jadikanlah forum perhelatan olahraga ini, sebagai wahana untuk menunjukkan prestasi terbaik, tercepat, terkuat, dan terindah.

Kepada para wasit, saya mengajak saudara-saudara, untuk memimpin setiap rangkaian pertandingan secara profesional, obyektif dan menjunjung tinggi norma serta kehormatan wasit. Kepada para Pembina Olahraga, mari kita jadikan momentum ini, sebagai sarana evaluasi atas proses pembinaan prestasi para atlet kita.

Kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur yang saya cintai, dan seluruh masyarakat pencinta olahraga, serta para suporter yang berdatangan dari seluruh penjuru tanah air, mari kita sukseskan dan meriahkan PON ke-17 ini dengan sebaik-baiknya. Utamakan dan junjung tinggi semangat yang tertera dalam tema PON kali ini, yaitu ”Raih Prestasi, Kokohkan Persaudaraan”.

Kepada Ketua KONI Pusat dan para Ketua KONI Daerah, khususnya KONI Daerah Provinsi Kalimantan Timur beserta jajarannya, sekali lagi, saya ucapkan terima kasih atas kerja keras saudara-saudara menyelenggarakan PON ke-17 ini. Kedepan, saya mengajak segenap jajaran KONI untuk lebih meningkatkan pembinaan olahraga di tingkat pusat maupun daerah. Jadikan pembinaan olahraga, tidak saja sebagai upaya peningkatan prestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia, akan tetapi juga sebagai sarana perekat kesatuan dan persatuan bangsa.

Kepada Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, saya minta untuk terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait, dalam memantau pelaksanaan seluruh pranata kebijakan pembangunan olah-raga nasional. Berikan dorongan kepada seluruh pemangku kepentingan di bidang olahraga, untuk melakukan berbagai terobosan dan inovasi dalam pembangunan olahraga di tanah air. Lakukan pembinaan olahraga dengan baik, agar prestasi olahraga kita tidak jauh tertinggal oleh bangsa-bangsa lain. Berikan perhatian yang sungguh-sungguh pada pembinaan atlet-atlet muda yang potensial dan berprestasi.

Akhirnya, kepada semua pihak, marilah kita berikan dukungan bagi upaya peningkatan olah raga di Indonesia, serta marilah kita tingkatkan apresiasi kepada para atlet kita, termasuk kesejahteraannya.

Saudara-saudara,
Akhirnya, dengan terlebih dahulu memohon ridho Allah SWT, dan dengan mengucapkan ”Bismillahirrahmanirrahim”, Pekan Olahraga Nasional ke-17 Tahun 2008 dengan resmi saya nyatakan dibuka.

Terima kasih dan Selamat Bertanding.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Samarinda, 5 Juli 2008
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO