Pidato Presiden

Sambutan Gala Dinner dan Pagelaran Budaya Memperingati 55 Tahun Hubungan Indonesia-Brasil

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
DALAM RANGKA MENGHADIRI GALA DINNER DAN PAGELARAN BUDAYA DAN
PERINGATAN 55 TAHUN HUBUNGAN INDONESIA – BRASIL
RIO DE JANEIRO, 19 NOVEMBER 2008



Bismillahirahmanirrahim,
Para Tamu Undangan yang saya muliakan,
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Malam ini merupakan malam yang sangat khusus bagi Indonesia dan Brasil, karena pada malam yang penuh berkah ini, kita dapat berkumpul bersama dalam acara Malam Indonesia yang diselenggarakan di kota Rio De Janeiro the marvellous city.

Di kota Rio yang sangat terkenal karena keindahannya, selain itu kota Rio De Janeiro juga memiliki Statue of Christ Redeemer, sebagai salah satu dari new seven wonders of the world.

Sudah lama saya dan istri, dan para teman-teman dari Indonesia ingin berkunjung ke kota ini. Dan alhamdulilah, kami akhirnya bisa berkunjung di kota yang sangat terkenal ini.

Sebagaimana kita ketahui bersama, pada tahun Indonesia dan Brasil memperingati hubungan persahabatan dan kerjasama yang telah dijalin dengan baik selama 55 tahun. Saya senang karena hubungan persahabatan antara Indonesia dan Brasil telah berkembang semakin erat dan semakin kuat.

Indonesia dan Brasil tidak saja merupakan negara demokrasi terbesar di dunia, bukan hanya sama-sama emerging economies dan juga anggota dari G-20.

Tetapi kedua bangsa ini telah mempunyai hubungan yang dekat yang memiliki sejarah persahabatan yang panjang. Kedekatan historis dipererat pula oleh kedekatan antara para founding fathers kita. Demikian pula dalam kunjungan saya ke Brasil, memenuhi undangan Presiden Luis Inacio Lula da Silva, kami telah mengadakan serangkaian pembicaraan bilateral guna meningkatkan persahabatan dan kerjasama kita ke arah masa depan.

Saat ini di antara kedua negara telah terjalin sebuah kemitraan strategis, strategic partnership yang merupakan momentum sejarah penting bagi peningkatan hubungan kerjasama yang nyata, yang lebih luas, dan saling menguntungkan.

Hadirin yang saya muliakan,
Kebudayaan menjadi salah satu aspek utama dari kemitraan strategis kita yang saya kemukakan tadi. Saya percaya bahwa kekhasan seni budaya, busana, kuliner, dan tradisi yang dimiliki setiap daerah akan memainkan peran penting sebagai jembatan persahabatan antara kedua bangsa.

Bhineka Tunggal Eka atau unity in diversity, sebagaimana yang kami yakini di Indonesia, juga kami lihat dan rasakan di negara Brasil yang elok ini.

Indonesia sebagaimana Brazil memiliki keanekaragaman adat dan budaya yang berasal dari kearifan lokal. Indonesia memiliki ratusan suku bangsa, bahasa dan budaya dengan kekhasan adat istiadatnya masing-masing. Salah satu kekhasan budaya yang menjadi ciri dari budaya Indonesia adalah kain batik dan tenun.

Di negeri kami, kain batik dan tenun memiliki keunikan dalam ragamnya dengan daya, corak dan warna yang berbeda-beda. Batik inilah yang menjadi ikon pakaian di Indonesia dan telah pula menjadi pakaian resmi dalam berbagai acara.

Kita dapat membayangkan Saudara-saudara, Hadirin yang saya hormati, betapa anggunnya putra-putri Brasil yang tampan dan jelita dapat mengenakan batik yang indah dari Indonesia.

Demikianlah pula betapa nikmatnya mendengarkan alat musik tradisional angklung Indonesia yang berasal dari daerah Sunda atau Jawa Barat dikolaborasikan alat musik modern untuk dapat mengiringi tarian samba.

Demikian pula halnya kolaborasi dengan musik bosas. Ini akan menjadi contoh bahwa kedua bangsa dapat meningkatkan kedekatan, persahabatan, dan kerjasama melalui pendekatan budaya.

Dan sebelum saya mengakhiri sambutan ini, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Wakil Gubernur tadi, saya percaya bahwa Brasil, Rio De Janeiro akan bisa menjadi tuan rumah olimpiade yang akan berhasil di waktu yang akan datang.

Brasil, terima kasih. Brasil adalah negara yang besar, maju, dan sangat terkenal di bidang sepak bola. Banyak sekali pengemar sepak bola Brasil di Indonesia. Indonesia berharap Brasil menjadi tuan rumah olimpiade yang membanggakan kelak.

Akhirnya, saya ucapkan selamat menikmati sajian kesenian yang dipersembahkan dengan harapan, agar hubungan persahabatan antara Indonesia dan Brasil ke depan semakin erat, kuat, dan luas.


Terima kasih.
Obrigado.



*****




Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan