Pidato Presiden

Sambutan Upacara Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Anggota Polri 2008

 

SAMBUTAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA
UPACARA PRASETYA PERWIRA TNI
DAN PELANTIKAN ANGGOTA POLRI
TAHUN 2008

Magelang, 17 Desember 2008


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,
Para Perwira Remaja TNI dan Polri yang saya cintai dan saya banggakan.
Hadirin yang saya muliakan.

Marilah kita bersama-sama, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menghadiri upacara Prasetya Perwira Tentara Nasional Indonesia, dan Pelantikan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun 2008.

Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, untuk menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Perwira Remaja TNI dan Polri, kepada para orang tua, dan kepada Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, atas keberhasilan penyelesaian pendidikan bagi 928 para Perwira Remaja yang dilantik hari ini.

Para Perwira Remaja sekalian,
Mulai hari ini, para Perwira Remaja telah melangkah dan mengawali pengabdian panjang kepada bangsa dan negara, melalui profesi di bidang ketentaraan dan kepolisian. Mengabdi di bidang ketentaraan dan kepolisian, sebagaimana para perwira ketahui adalah pengabdian yang penuh dengan risiko dan tantangan, namun terhormat dan mulia.

Oleh karena itu, persiapkan diri para perwira baik-baik, agar kesemua tugas yang akan kalian jalankan dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Ingatlah, sebagaimana yang terus saya ingatkan di berbagai kesempatan, bahwa tidak pernah ada jalan yang lunak dan mudah untuk mencapai tujuan yang besar, termasuk mengabdi di lingkungan ketentaraan dan kepolisian. Namun, dengan semangat dan tekad yang tinggi, kecintaan yang mendalam terhadap profesi, serta kegigihan dan keuletan dalam menjalankan tugas dan kewajiban, saya yakin para perwira akan mampu dan berhasil menempuh perjalanan karier, menuju masa depan yang kalian cita-citakan.

Para Perwira Remaja yang saya cintai,
Kalian akan mengawali penugasan dan pengabdian di lingkungan TNI dan Polri, dalam lingkungan dunia yang terus berubah dan makin sarat dengan tantangan. Di samping dunia tempat kita hidup ini makin mengglobal, dengan sifat keterpengaruhan dan ketergantungan yang semakin tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi juga tumbuh amat pesatnya. Hal ini tentu mengharuskan kita semua, termasuk jajaran TNI dan Polri, untuk dapat menyesuaikan diri dan merespon dinamika dan perkembangan dunia itu secara cerdas dan tepat, agar kepentingan nasional kita dapat senantiasa kita capai dan pertahankan. Kita harus benar-benar mampu mengambil peluang yang terbuka dan tersedia dalam era globalisasi ini, untuk memajukan dan mensejahterakan kehidupan bangsa kita.

Perlu saya ingatkan kembali, di dunia kemiliteran, strategi, taktik, doktrin dan sistem kesenjataan makin berkembang dengan pesat, seiring dengan perkembangan teknologi, yang menandai terus berlangsungnya revolusi di dunia kemiliteran. Perubahan cepat itu tentu menyangkut dan berpengaruh terhadap corak dan karakter dari peperangan dan pertempuran, serta pendidikan dan pelatihan yang mesti dilakukan. TNI yang kita andalkan, harus makin profesional dan memiliki kemampuan ini, dan tidak boleh tertinggal dengan kemampuan tentara dari negara-negara lain. Jangan sampai ada jarak antara TNI dengan kemajuan teknologi militer, dan jangan sampai pula ada jarak yang menganga antara profesionalitas TNI dengan profesionalitas tentara Negara lain.

Di dunia kepolisian, para perwira Polri harus pula memiliki profesionalitas, pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi, agar bisa menjalankan tugas pemberantasan kejahatan, penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban publik, serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Hal itu diperlukan, karena ragam dan kualitas kejahatan dan pelanggaran hukum juga makin canggih dan berkembang, seiring dengan berkembangnya kehidupan masyarakat, baik lokal, nasional maupun global.

Saya yakin, dengan modal awal yang para perwira remaja miliki dan terima dari lembaga pendidikan, disertai dengan upaya untuk terus meningkatkan kemampuan itu, para perwira akan dapat melaksanakan tugas dengan berhasil. Saya garis bawahi, teruslah mengembangkan diri sendiri, dan teruslah berbuat dan bekerja yang terbaik. Jangan lalai dan cepat berpuas diri, agar kalian benar-benar berhasil dalam karir, dan memiliki masa depan yang cerah.

Para perwira remaja TNI dan Polri,
Para peserta upacara dan hadirin sekalian,
Dewasa ini negara kita terus membangun, menuju masa depan yang lebih baik. Negara kita juga terus menjalankan transformasi dan reformasi, mengembangkan kehidupan demokrasi, dan membangun kembali ekonomi kita setelah mengalami krisis beberapa tahun yang lalu. Berulang kali saya ingatkan, upaya besar ini di samping memerlukan waktu yang panjang untuk menyelesaikannya, juga memerlukan keteguhan dan kemampuan kita bersama untuk mengelolanya. Pengalaman menunjukkan, bahwa negara-negara yang gigih berjuang, kompak dan bersatu, akhirnya berhasil dalam perubahan besar yang dijalankannya. Kita harus pula menjadi negara yang berhasil semacam itu.

Sementara bangsa Indonesia tengah gigih melanjutkan pembangunan nasional guna terus meningkatkan kesejahteraan rakyat, muncul sejumlah tantangan berat dan bahkan krisis pada tingkat dunia. Sejak awal tahun 2008 ini, dunia kembali mengalami krisis harga minyak yang memicu kenaikan harga-harga barang, krisis kecukupan dan harga barang, dan terakhir ini krisis keuangan yang memicu terjadinya resesi perekonomian secara global. Sementara itu, di samping ke tiga krisis tersebut, dewasa ini dunia juga menghadapi krisis lingkungan yang ditandai dengan makin meningkatnya berbagai bencana alam yang terjadi akibat perubahan iklim dan pemanasan global.

Kesemua krisis itu memberikan dampak kepada seluruh negara di dunia, termasuk negara kita. Oleh karena itu, di samping diperlukannya kerjasama dan kemitraan global yang kokoh untuk bersama-sama mengatasi krisis ini, secara nasional kita juga harus secara gigih, cepat dan tepat mengatasi dampaknya terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat kita. Hal ini penting dilakukan, agar momentum pertumbuhan ekonomi yang berkembang positif tahun-tahun terakhir ini tidak terlalu terpukul, dan harus mundur kembali ke belakang. Langkah-langkah nasional yang mesti kita lakukan adalah memelihara momentum pertumbuhan, mencegah dan mengatasi terjadinya gelombang pengangguran, menjaga pergerakan sektor riil, serta melindungi dan membantu kehidupan golongan masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam kaitan ini semua, saya meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk benar-benar memahami situasi dalam negeri kita, sebagai akibat dari perekonomian dunia yang sedang mengalami krisis dewasa ini. Saya juga mengajak segenap komponen bangsa untuk justru lebih bersatu, lebih kompak dan bekerja lebih keras, agar seberat apapun permasalahan yang kita hadapi, kita dapat mengatasinya dengan baik. Sejauh ini, alhamdulillah, berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua, pada hakikatnya kita masih dapat mengendalikan situasi di dalam negeri. Namun, perlu saya ingatkan, badai keuangan global berikut resesi perekonomian sedunia belum usai, dan karenanya kita mesti terus mengelola keadaan perekonomian kita secara sungguh-sungguh, dan dengan sebaik-baiknya.

Hal penting lainnya yang mesti kita lakukan adalah perlunya terus menjaga stabilitas dan keamanan nasional kita. Dalam kaitan ini, stabilitas dan keamanan nasional yang saya maksudkan mencakup stabilitas politik, stabilitas sosial, keamanan dalam negeri, serta keamanan dan ketertiban masyarakat. Stabilitas dan keamanan nasional ini merupakan prasyarat kondisional bagi keberhasilan kita dalam menjaga perekonomian nasional, di tengah dunia yang sedang bergejolak sekarang ini. Tentu saja, jajaran TNI dan Polri memiliki peran penting dalam memelihara keamanan dalam negeri kita. Jalankan peran dan tugas penting ini dengan penuh tanggung jawab dan dengan sebaik-baiknya.

Dalam kaitan ini semua, perlu saya garis bawahi sekali lagi, meskipun permasalahan dan tantangan keadaan yang kita hadapi di tahun-tahun mendatang tidak seberat keadaan di waktu krisis sepuluh tahun yang lalu, tetaplah kita tidak boleh lalai dan tidak berbuat semestinya. Solusi dari permasalahan yang kita hadapi akhirnya adalah persatuan, kebersamaan dan kerja keras segenap komponen bangsa. Jika di waktu yang lalu bangsa kita selalu dapat keluar dari krisis dan cobaan seberapapun beratnya, saya yakin, dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, ke depan kitapun akan bisa mengatasi tantangan berat ini. Saya yakin pula, momentum kebangkitan bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, bermartabat dan sejahtera di abad 21 akan dapat terus kita lanjutkan.

Para peserta upacara dan hadirin sekalian,
Akhirnya, kepada segenap Perwira Remaja yang baru dilantik, saya berpesan, melangkahlah ke medan pengabdian dengan tegar, penuh optimisme dan keyakinan untuk berhasil. Kalian adalah putra-putri terpilih, yang telah digembleng dan dipersiapkan oleh lembaga pendidikan yang kredibel. Janganlah kalian ragu-ragu untuk mengarungi medan pengabdian yang tak pernah sepi tantangan. Kalian tidak perlu takut gagal dalam tugas. Jalani dan hadapi semua ujian dengan tegar dan sabar. Pegang teguh etika dan jati diri keprajuritan. Junjung tinggi kehormatan, dan kecintaan kepada bangsa dan tanah air Indonesia. Pelihara kekompakan dan persatuan sesama perwira TNI, serta kekompakan TNI dan Polri, dengan tetap menghormati fungsi dan tugas masing-masing sebagaimana diamanatkan oleh Konstitusi dan Undang-Undang.

Kepada para orang tua, baik yang dapat hadir maupun yang tidak dalam Prasetya Perwira ini, sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan putra-putri bapak-ibu sekalian. Iringilah dengan doa, perjalanan panjang para kesatria muda ini, agar senantiasa sukses dalam karier, dan kelak menjadi pemimpin-pemimpin TNI dan Polri yang handal.

Kepada para pimpinan TNI dan Polri, termasuk para pendidik, pelatih dan pengasuh dari jajaran Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan pengabdiannya, dalam mendidik dan mengembleng para perwira remaja yang dilantik hari ini.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, membimbing dan melindungi langkah besar bangsa Indonesia, dalam membangun hari esok yang lebih baik.

Selamat bertugas!
Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



Magelang, 17 Desember 2008
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,


DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO