Pidato Presiden
Sambutan Rapat Terbatas dengan Pimpinan Industri Pupuk
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PENGANTAR PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA
RAPAT TERBATAS DENGAN PIMPINAN INDUSTRI PUPUK
PT. PUPUK KUJANG
CIKAMPEK, 10 FEBRUARI 2009
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabakaratuh,
Tujuan kita melaksanakan pertemuan ini untuk memastikan bahwa langkah-langkah kita untuk memenuhi kebutuhan akan pupuk itu berjalan secara efektif. Kita mengetahui akibat pertanian yang berkembang dengan baik, otomatis diperlukan pupuk yang lebih besar. Kapasitas untuk menambah produksi tidak selalu sebanding dengan kebutuhan riil dari pupuk ini. Mengapa pupuk terus meningkat permintaannya, karena agricultural kita tumbuh berkembang, ekonomi kita demikian juga.
Oleh karena itu, solusinya harus menyeluruh, yang penting tahun ini supply dengan demand harus match, harus pas. Diperlukan waktu untuk meningkatkan kapasitas industri pupuk kita, pabrik-pabrik kita. Oleh karena itu solusinya harus realistik --yang tidak mungkin kita cukupi di dalam negeri mesti kita adakan dari luar negeri, sambil melaksanakan program yang intensif untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri. Itu baru memenuhi imbangan supply dengan demand.
Persoalan berikutnya lagi, sebagaimana kita ketahui, distribusinya pun harus tepat, angkanya pun harus tepat. Apa yang dihitung oleh para Bupati, Walikota, Gubernur harus pas betul dengan yang dihitung oleh Departemen Pertanian. Penyalurannya harus pas betul dengan sistem yang kita anut, yang dalam hal ini Menteri Perdagangan menata dan mengaturnya. Pendek kata, diperlukan satu sinergi, sinkronisasi, koordinasi yang sebaik-baiknya.
Tidak kalah pentingnya adalah dari masing-masing industri pupuk BUMN-BUMN kita. Oleh karena itu mari kita pastikan hari ini semua komponen bekerja penuh. Semua shift, sistem berfungsi baik. Dengan demikian tujuan kita tahun ini kita bisa mengatasi masalah-masalah yang ada sekarang ini. Dengan demikian harapan kita semua, produksi dan produktivitas pertanian kita terus meningkat dan kebutuhan akan pupuk bisa kita penuhi.
Itulah inti dari rapat kita hari ini, dan saya ingin kita bicara angka, bicara time line, bicara siapa berbuat apa, siapa bertanggungjawab apa. Jangan kita membicarakan rencana jangka panjang, strategi kebijakan.Oke. Kita sudah tahu semua, yang penting operasinya bagaimana, sehingga sekali lagi keperluan di lapangan, di ladang-ladang, di sawah-sawah, bisa kita penuhi.
Demikian pengantar saya, dan saya persilakan kepada saudara Menteri Perindustrian untuk menyampaikan presentasinya.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



