Pidato Presiden

Sambutan Acara Sepeda Santai Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA
DI TUGU MONAS, JAKARTA
7 JUNI 2009



Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Saudara-saudara,
Alhamdulillah, hari ini kita dapat berolahraga bersama, bersepeda dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati oleh seluruh bangsa di dunia termasuk bangsa Indonesia, termasuk kita mengambil tema “Bersama Kita Selamatkan Bumi Kita dari Perubahan Iklim.”

Saya ingin bertanya, adakah di antara kita yang senang dengan bencana alam? Banjir, misalnya? Tanah longsor, misalnya? Badai, topan, dan sebagainya? Jawabannya tentu tidak. Salah satu cara, di samping berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, supaya bumi kita selamat, Indonesia kita selamat adalah dengan memelihara lingkungan. Oleh karena itu, kalau kita diminta rajin menanam pohon, memelihara pohon, mengurangi gas buang karena kita terlalu sering menggunakan kendaraan. Misalnya kita diminta sekali-kali atau seringkali menggunakan sepeda atau jalan kaki, tujuannya adalah agar udara kita ini bisa tetap bersih dan tidak semakin kotor. Kalau udara bersih, maka singkatnya iklim kita bagus, dunia akan selamat, dan bencana-bencana alam akan dapat kita kurangi. Setujukah, Saudara? Oleh karena itu, saya mengajak mari kita terus hemat dalam menggunakan energi, jangan sedikit-sedikit naik motor, jangan sedikit-sedikit naik mobil, kalau kita bisa jalan, kalau kita bisa bersepeda, marilah sering kita lakukan kegiatan seperti itu.

Sepertinya hanya bersepeda, sepertinya hanya berjalan kaki, sepertinya hanya mengurangi satu-dua hari untuk tidak naik motor dan tidak naik mobil, tapi kalau dilaksanakan oleh rakyat Indonesia, dilaksanakan oleh bangsa-bangsa seluruh dunia, insya Allah dunia kita akan selamat, anak-cucu kita, generasi mendatang, juga selamat.

Yang kedua, siapa yang suka sakit? Tidak ada. Kita semua ingin sehat, betul? Bersepeda, jalan kaki, lari itu membikin badan kita sehat. Tadi kita naik sepeda dari Parkir Timur Senayan sampai Monas ini, nampaknya masih segar semua, belum ada yang saya lihat lelah, itu membuktikan bahwa alhamdulillah badan kita sehat. Kalau badan kita sehat, pikiran senang, insya Allah kita sehat jasmani dan sehat rohani. Setujukah, Saudara? Mari terus kita lakukan gerak olahraga, termasuk bersepeda hari ini agar badan kita insya Allah tetap sehat.

Ada lagi yang ketiga, kalau kita tidak dikit-dikit, sekali lagi naik motor, naik mobil dan sebagainya, kita sering bersepeda, lima kilo bersepeda, sepuluh kilo bersepeda, maka kita bisa menghemat ongkos, kita bisa menghemat untuk membeli BBM, kita bisa menghemat untuk membayar angkutan kota. Akibatnya, pengeluaran kita menjadi lebih hemat, insya Allah bisa menabung, kalau kita sering menabung maka penghasilan kita, kesejahteraan kita tentu lebih baik. Setujukah, Saudara, itu?

Baik, jadi singkat kata, bersepeda itu sehat, bersepeda itu menyelamatkan bumi kita, bersepeda itu bisa menghemat pengeluaran sehari-hari kita. Oleh karena itu, saya mengajak mari terus kita hidupkan, kita kembangkan olahraga, terutama olahraga bersepeda dalam hal ini untuk tujuan-tujuan tadi.

Ini bukan pertama kalinya saya bersama istri naik sepeda, sudah sering, bukan karena musim pemilihan presiden baru naik sepeda, bukan, ya. Sudah sejak tahun 2005, tiap tahun saya mengikuti kegiatan seperti ini, dan bahkan kesempatan yang lain.

Demikianlah, Saudara-saudara. Terima kasih kepada penyelenggara, terima kasih kepada semua yang telah ikut menyukseskan acara ini demi kesehatan badan kita, demi keselamatan lingkungan kita, dan demi penghematan termasuk ekonomi rumah tangga kita.

Sekian. Selamat berjuang. Mari kita selamatkan Indonesia kita, bumi kita.

Wssalamu’alaikum Wr. Wb.

*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan