Pidato Presiden

Sambutan Upacara Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Perwira POLRI

 

SAMBUTAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA
UPACARA PRASETYA PERWIRA TNI
DAN PELANTIKAN PERWIRA POLRI
TAHUN 2009

Surabaya, 23 Desember 2009



Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,
Para Perwira Remaja TNI dan Polri yang saya cintai dan saya banggakan.
Hadirin yang saya muliakan.

Marilah kita bersama-sama, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menghadiri upacara Prasetya Perwira Tentara Nasional Indonesia, dan Pelantikan Perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun 2009.

Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, untuk menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Perwira Remaja TNI dan Polri, kepada para orang tua, dan kepada Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, atas keberhasilan penyelesaian pendidikan bagi 1092 Perwira Remaja yang dilantik hari ini.

Para Perwira Remaja sekalian,
Mulai hari ini, para Perwira Remaja telah melangkah dan mengawali pengabdian panjang kepada bangsa dan negara, melalui profesi di bidang ketentaraan dan kepolisian. Mengabdi di bidang ketentaraan dan kepolisian, sebagaimana para perwira ketahui adalah pengabdian yang penuh dengan risiko dan tantangan, namun terhormat dan mulia.

Oleh karena itu, persiapkan diri para perwira baik-baik, agar kesemua tugas yang akan kalian jalankan dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Ingatlah, sebagaimana yang terus saya ingatkan di berbagai kesempatan, bahwa tidak pernah ada jalan yang lunak dan mudah untuk mencapai tujuan yang besar, termasuk mengabdi di lingkungan ketentaraan dan kepolisian. Namun, dengan semangat dan tekad yang tinggi, kecintaan yang mendalam terhadap profesi, serta kegigihan dan keuletan dalam menjalankan tugas dan kewajiban, saya yakin para perwira akan mampu dan berhasil menempuh perjalanan karier, menuju masa depan yang kalian cita-citakan.

Para Perwira Remaja yang saya cintai,
Kalian akan mengawali penugasan dan pengabdian di lingkungan TNI dan Polri, dalam lingkungan dunia yang terus berubah dan makin sarat dengan tantangan. Di samping dunia tempat kita hidup ini makin mengglobal, dengan sifat keterpengaruhan dan ketergantungan yang semakin tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi juga tumbuh amat pesatnya. Hal ini tentu mengharuskan kita semua, termasuk jajaran TNI dan Polri, untuk dapat menyesuaikan diri dan merespon dinamika dan perkembangan dunia itu secara cerdas dan tepat, agar kepentingan nasional kita dapat senantiasa kita capai dan pertahankan. Kita harus benar-benar mampu mengambil peluang yang terbuka dan tersedia dalam era globalisasi ini, untuk memajukan dan mensejahterakan kehidupan bangsa kita.

Sebagaimana kita ketahui bersama, di dunia kemiliteran, strategi, taktik, doktrin dan sistem kesenjataan makin berkembang dengan pesat, seiring dengan perkembangan teknologi, yang menandai terus berlangsungnya revolusi di dunia kemiliteran. Perubahan cepat itu tentu menyangkut dan berpengaruh terhadap corak dan karakter dari peperangan dan pertempuran, serta pendidikan dan pelatihan yang mesti dilakukan. TNI yang kita andalkan, harus makin profesional dan memiliki kemampuan, dan harus senantiasa siap untuk mengemban tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di dunia kepolisian, para perwira Polri harus pula memiliki profesionalitas, pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi, agar bisa menjalankan tugas pemberantasan kejahatan, penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban publik, serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Hal itu diperlukan, karena ragam dan kualitas kejahatan dan pelanggaran hukum juga makin canggih dan berkembang, seiring dengan berkembangnya kehidupan masyarakat, baik lokal, nasional maupun global.

Saya yakin, dengan modal awal yang para perwira remaja miliki dan terima dari lembaga pendidikan, disertai dengan upaya untuk terus meningkatkan kemampuan itu, para perwira akan dapat melaksanakan tugas dengan berhasil. Saya garis bawahi, teruslah belajar dan mengembangkan diri sendiri, dan teruslah berbuat dan bekerja yang terbaik. Jangan lalai dan cepat berpuas diri, agar kalian benar-benar berhasil dalam karir, dan memiliki masa depan yang cerah.

Para perwira remaja TNI dan Polri,
Para peserta upacara dan hadirin sekalian,
Dewasa ini negara kita terus membangun, menuju masa depan yang lebih baik. Sejak mengalami krisis 11 tahun yang lalu, negara kita juga terus menjalankan reformasi dan demokratisasi, seraya terus memperkokoh sendi-sendi kehidupan bangsa, melalui gerak pembangunan yang terus berlangsung. Kita pun terus memperkuat kemandirian, daya saing dan peradaban bangsa yang unggul dan mulia, agar bangsa kita benar-benar menjadi bangsa yang maju, bermartabat dan sejahtera di abad 21 ini.

Berulang kali saya ingatkan, upaya besar ini di samping memerlukan waktu yang panjang untuk menyelesaikannya, juga memerlukan keteguhan dan kemampuan kita bersama untuk mengelolanya. Pengalaman menunjukkan, bahwa negara-negara yang gigih berjuang, kompak dan bersatu, akhirnya berhasil dalam perubahan besar yang dijalankannya. Negara yang berhasil dalam pembangunannya juga ditentukan oleh stabilitas dan lingkungan dalam negeri yang kondusif, disertai tegaknya pranata hukum dan ketertiban sosial. Kita harus pula menjadi negara yang berhasil semacam itu.

Pada Prasetya Perwira Tahun 2008 yang lalu di Magelang, saya sampaikan bahwa dunia sedang mengalami krisis perekonomian yang dampaknya juga sangat dirasakan di negeri kita. Menghadapi keadaan seperti itu, tahun lalu saya juga telah menyampaikan agar di samping diperlukannya kerjasama dan kemitraan global yang kokoh untuk bersama-sama mengatasi krisis itu, secara nasional kita harus juga secara gigih, cepat dan tepat mengatasi dampaknya terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat kita. Hal itu penting dilakukan, agar momentum pertumbuhan ekonomi yang berkembang positif tahun-tahun terakhir ini tidak terlalu terpukul, dan tidak harus mundur kembali ke belakang.

Alhamdulillah, berkat antisipasi dan langkah-langkah proaktif yang kita lakukan, disertai kebersamaan dan kerja keras kita, meskipun krisis ekonomi global dewasa ini belum sepenuhnya usai, Indonesia berhasil meminimalkan dampak dari krisis dunia tersebut. Seraya saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak, yang telah dengan gigih berhasil mencegah negara kita jatuh dan terpuruk seperti krisis tahun 1998 yang lalu, kita harus sungguh mampu memetik pelajaran yang sangat berharga darinya. Pelajaran itu adalah, ketika negara sedang menghadapi tantangan, ujian dan permasalahan yang berat, justru bangsa kita harus lebih kompak, lebih bersatu, dan bekerja lebih keras, dan bukan justru saling menghindar, saling lepas tangan, dan saling menyalahkan. Marilah kita benar-benar menjadi bangsa yang makin cerdas dan arif dalam mengambil hikmah, dan dalam memetik pelajaran dari perjalanan kehidupan kita.

Pada kesempatan yang baik ini pula, saya ingin mengingatkan kembali pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan nasional kita. Dalam kaitan ini, stabilitas dan keamanan nasional yang saya maksudkan mencakup stabilitas politik, stabilitas sosial, keamanan dalam negeri, serta keamanan dan ketertiban masyarakat. Stabilitas dan keamanan nasional, merupakan prasyarat kondisional bagi keberhasilan kita dalam menjaga perekonomian nasional, di tengah dunia yang sedang bergejolak sekarang ini. Tentu saja, jajaran TNI dan Polri memiliki peran penting dalam memelihara keamanan dalam negeri kita. Jalankan peran dan tugas penting ini dengan penuh tanggung jawab, dan dengan sebaik-baiknya.

Terkait dengan itu, kita juga perlu senantiasa menegakkan kerangka kehidupan bernegara yang bertumpu kepada konstitusi, undang-undang dan pranata hukum yang berlaku. Ingat, kebebasan yang menjadi anak kandung dari demokrasi, haruslah disertai kapatuhan kepada pranata hukum dan aturan yang berlaku (rules of the game). Dengan demikian, insya Allah, makin ke depan, kehidupan demokrasi kita akan makin matang, dan benar-benar membawa manfaat bagi kehidupan rakyat kita.

Berkaitan dengan ini semua, dalam reformasi gelombang kedua 10 tahun mendatang, marilah kita terus bangun dan matangkan kehidupan demokrasi kita, konstitusionalisme kita, dan kepatuhan kita pada pranata hukum yang berlaku. Dengan demikian, 3 agenda besar nasional ke depan, yaitu pembangunan ekonomi yang makin meningkat demi kesejahteraan rakyat, demokrasi yang makin matang dalam lingkungan yang makin stabil, serta keadilan yang makin tegak dan merata, benar-benar dapat kita wujudkan bersama.

Para peserta upacara dan hadirin sekalian,
Akhirnya, kepada segenap Perwira Remaja yang baru dilantik, saya berpesan, melangkahlah ke medan pengabdian dengan tegar, penuh optimisme dan keyakinan untuk berhasil. Kalian adalah putra-putri terpilih, yang telah digembleng dan dipersiapkan oleh lembaga pendidikan yang kredibel. Janganlah kalian ragu-ragu untuk mengarungi medan pengabdian yang tidak pernah sepi tantangan. Kalian tidak perlu takut gagal dalam tugas. Jalani dan hadapi semua ujian dengan tegar dan sekali lagi dengan penuh percaya diri. Pegang teguh etika dan jati diri keprajuritan. Junjung tinggi kehormatan, dan kecintaan kepada bangsa dan tanah air Indonesia. Pelihara kekompakan dan persatuan sesama perwira TNI, serta kekompakan TNI dan Polri, dengan tetap menghormati fungsi dan tugas masing-masing sebagaimana diamanat-kan oleh Konstitusi dan Undang-Undang kita.

Kepada para orang tua, baik yang dapat hadir maupun yang tidak dalam Prasetya Perwira ini, sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan putra-putri bapak-ibu sekalian. Iringilah dengan do’a, perjalanan panjang para kesatria muda ini, agar senantiasa sukses dalam karier, dan kelak menjadi pemimpin-pemimpin TNI dan Polri yang handal.

Kepada para pimpinan TNI dan Polri, termasuk para pendidik, pelatih dan pengasuh dari jajaran Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan pengabdiannya, dalam mendidik dan mengembleng para perwira remaja yang dilantik hari ini.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa membimbing dan melindungi langkah besar bangsa Indonesia, dalam membangun hari esok yang lebih baik.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Surabaya, 23 Desember 2009
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,



DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO