Pidato Presiden
Sambutan pada Pengantar Sidang Kabinet Paripurna
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PENGANTAR PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
SIDANG KABINET PARIPURNA
SITUATION ROOM, BINA GRAHA
12 JULI 2010
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Saudara Wakil Presiden, para menteri dan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II, saudara-saudara, Alhamdulillah apa yang telah lama kita idam-idamkan, terbangunnya sebuah fasilitas untuk membantu Presiden di dalam pengambilan keputusan telah dapat diwujudkan. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Saudara Kuntoro Mangkusubroto Pimpinan UKP4 yang telah bisa merampungkan pembangunan situation room di Bina Graha ini.
Proses ini sesungguhnya sudah dimulai pada masa bakti Kabinet Indonesia Bersatu yang pertama, kemudian dituntaskan sampai dengan wujud yang sekarang ini.
Saudara-saudara,
Sering saya sampaikan bahwa dalam menjalankan pemerintahan di negeri ini, kita harus mendasarkan pĂ da sistem dan manajemen yang kredible. Kita pahami manajemen tiada lain adalah suatu proses dimulai dari planning, organizing, actuating and controling.
Kepada para pengambil keputusan, baik pada tingkat pusat adalah Presiden, dibantu oleh Wakil Presiden, kita pun mengikuti proses itu sesungguhnya meskipun bisa dalam keadaan tertentu kita ambil secara cepat dengan proses pengambilan keputusan yang terlihat instan, tapi that process sebetulnya mengikuti sebuah proses yang ada dalam sistem dan tatanan manajemen kita.
Fasilitas ini pertama-tama, kita berharap bisa menyampaikan tentang informasi aktual, bisa berbentuk summary of media report, bisa berbentuk inteligent report, bisa berbentuk hasil dari pengamatan surveillance, pemantauan monitoring yang dilaksanakan terus-menerus. Terhadap semua yang dilaksanakan oleh pemerintah sehingga informasi itu update dan real time.
Alhamdulillah, apa yang kita harapkan pada prinsipnya sudah bisa diwadahi di sini. Fungsi yang lain juga sesuai dengan keinginan pengambil keputusan dalam hal ini Presiden dibantu Wakil Presiden, saya bisa meminta kepada Pimpinan UKP4 untuk memotret secara khusus atas isu khusus masalah khusus untuk melengkapi pengambilan keputusan yang keputusan itu, dalam konteks jalannya pemerintahan, akan menjadi embrio dari policy, kebijakan, program dan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Oleh karena itu, di samping inputnya harus benar, prosesnya juga harus benar. Seorang pengambil keputusan pada prinsipnya harus bisa mengambil keputusan setiap saat, baik siang maupun malam, baik di tempat maupun di dalam perjalanan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Oleh karena itu, tidak perlu menjadi isu politik, manakala seorang Presiden mengambil keputusan sedang dalam penerbangan, sedang berada di luar negeri. Karena pada hakekatnya, menjalankan roda pemerintahan tidak boleh terhenti karena sedang berada di mana seorang Presiden. Demikian juga saudara semua, Wakil Presiden, para menteri, gubernur, bupati, walikota dan sebagainya. Tidak boleh ada penundaan pengmbilan keputusan dengan alasan seorang pejabat sedang tidak berada di tempat.
Gambaran yang saya sampaikan ini, makin mempersyaratkan diperlukannya sebuah fasilitas untuk pengambilan keputusan, untuk penetapan kebijakan. Oleh karena itu, Situation Room ini juga bisa berfungsi sebagai decision support system. Oleh karena itu, saya berharap karena sudah agak kelihatan semuanya, maka yakinkan kepada jajaran saudara dan tentunya kita juga harus meyakinkan kepada jajaran pemerintah daerah, gubernur, bupati, walikota agar apa yang dilaporkan kepada Presiden itu juga yang dilaksanakan di lapangan. Sebab kalau tidak akan langsung kelihatan bahwa yang dilaporkan itu tidak sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya, tidak sesuai dengan apa yang dilakukan.
Di sinilah diperlukannya satu etika pemrintahan yang baik, satu akuntabilitas dari apa yang dilaksanakan dan tidak dilaksanakan oleh kita semua.
Saudara-saudara,
Fasilitas ini, support system ini tentu akan banyak gunanya di dalam menjalankan pemerintahan yang lebih efisien dan lebih efektif.
Demikian pengantar saya. Dan saya ingatkan sekali lagi, sebagaimana yang saya sampaikan dalam sidang kabinet kemarin yang juga diusulkan oleh Wakil Presiden agar Saudara semua di kementerian, di lembaga yang saudara pimpin, juga memiliki monitoring system, support system. Dengan demikian, saudara sebagai menteri atau pejabat setingkat benar-benar menguasai dan mengetahui apa yang dilaksanakan oleh kementerian atau lembaga saudara. Ini bagian dari supervisi, bagian dari pengawasan, bagian dari control dalam sebuah organisasi.
Saudara-saudara, saya persilakan Kepala UKP4 untuk mempresentasikan hal-hal utama dari fasilitas ini, setelah itu kita break sebentar nanti dan pembahasan kita lanjutkan untuk beberapa isu khusus yang kita persiapkan untuk kita bahas di ruangan ini.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



