Arsip Sudut Istana

« November 2008 »
M S S R K J S
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      

Serba-Serbi

Kenari dan Sukun Aira di Istana

Ibu Ani, didampingi Agus Harimurti dan Anissa Pohan, menanam pohon Kenari dan Sukun di halaman Istana, 23 Agustus 2008, untuk menandai kelahiran Aira. (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Ani, didampingi Agus Harimurti dan Anissa Pohan, menanam pohon Kenari dan Sukun di halaman Istana, 23 Agustus 2008, untuk menandai kelahiran Aira. (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Negara Ani Yudhoyono selalu mengimbau kaum perempuan agar menanam pohon untuk menandai kelahiran seorang anak. Ibu Ani juga mengajak kaum perempuan mengajarkan kepada anak-anak mereka untuk merawat dan mencintai pohon sedini mungkin guna melestarikan lingkungan. Ketika Ibu Ani dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendapatkan seorang cucu perempuan, dari putra sulungnya Kapten TNI AD Agus Harimurti dan menantunya, Annisa Pohan, Ibu Ani langsung menanam pohon Kenari (cannarium commune) dan Sukun (arthocarpus communis forst) di halaman Istana Kepresidenan, untuk cucu pertamanya, Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Penanaman tersebut dilaksanakan pada Sabtu (23/8) pukul 08.45 WIB. Prosesi penanaman di taman Sayap Timur Istana Merdeka, dilakukan Ibu Ani, dihadiri Agus Harimurti serta Anissa Pohan, cucu Almira, beserta segenap staf Rumah Tangga Kepresidenan. Ibu Negara menanam dua pohon Kenari dan dua pohon Sukun, yang kemudian diberi nama ”Kenari Aira” dan ”Sukun Aira”, untuk mengingatkan bahwa pohon-pohon tersebut merupakan pohon untuk Aira dari Ibu Ani.

Koordinator Sub Bagian Pemeliharan dan Pengembangan Lingkungan Istana Kepresidenan, Djunaedi, mengatakan bahwa penanaman pohon seperti ini akan menambah asri, teduh, dan sejuk lingkungan Istana. ”Selain Istana menjadi tempat yang asri dan teduh, Istana juga akan menjadi tempat bagi burung-burung liar dan binatang liar lainnya, seperti burung Jalak Bali, Kakaktua, merpati, dan bajing serta tupai. Setiap pagi, Istana menjadi lebih indah dengan adanya tanaman yang menyejukkan dipadu dengan suara burung-burung liar,” katanya.

Disebut pohon Kenari lantaran bentuk buahnya seperti perut burung Kenari. Pohon Kenari menghasilkan buah kenari yang juga dijuluki almon Indonesia. Buah ini biasa diperdagangkan sebagai bahan campuran membuat kue. Kulit buahnya yang keras menjadi bahan kerajinan tangan, khususnya ukir dan banyak diperjualbelikan.

Sedangkan Sukun mempunyai arti penting dalam menopang kebutuhan sumber pangan, karena sumber kalorinya yang tinggi. Sukun ternyata merupakan tanaman multimanfaat mulai dari buah, batang, daun hingga akarnya. Akarnya sebagai penyelamat lingkungan dimana dapat mencegah erosi dan dapat menjernihkan air. Sedangkan buahnya dapat dimakan dan diolah menjadi tepung sebagai bahan baku kue. Selain itu juga tanaman sukun dimanfaatkan sebagai obat kencing manis dan darah tinggi. (mit)