Arsip Sudut Istana

« Mei 2009 »
M S S R K J S
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      

Sudut Istana

Istana Untuk Rakyat Makin Diminati

Presiden SBY dan Ibu Ani saat menyambut pengunjung pertama program Wisata Istana, Mei 2008 lalu. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani saat menyambut pengunjung pertama program Wisata Istana, Mei 2008 lalu. (foto: abror/presidensby.info)
Sejak dibuka Mei tahun 2008, pengunjung Istura (Istana Untuk Rakyat) telah mencapai 43.219 orang (data Maret 2009). Saat awal pembukaan program Istura, yang dibuka setiap Sabtu dan Minggu, Presiden SBY dan Ibu Ani menyambut langsung para pengunjung.

Menurut Winata Supriatna, Ketua Pelaksana Istura, walaupun minim promosi, tur Istura di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta ini mendapat respon yang besar dari masyarakat. Mereka umumnya datang dari sekitar Jakarta, daerah-daerah di Indonesia, serta wisatawan manca negara. ”Terus terang, kami tidak punya anggaran promosi, jadi kami bermitra saja dengan beberapa media eletronik untuk meliput kegiatan ini. Malah ada beberapa media yang menawarkan diri dapat meliput Istura ini, seperti TV One,“ kata Winata Supriatna, yang juga Deputi Kerumahtanggaan dan Pengelolaan Istana kepresidenan.

Melalui kemitraan media serta komunikasi dari mulut ke mulut para pengunjung yang pernah ke Istana, Winata menambahkan, wisata Istura akhirnya dikenal masyarakat. Setiap pekan jumlah pengunjung meningkat. Kebanyakan pengunjung adalah para pelajar, mulai SD sampai SMA hingga mahasiswa. Banyak juga kelompok pengajian ibu-ibu. ”Kalau dari luar negeri, yang terbanyak wisatawan Belanda. Mungkin karena Istana Kepresidenan punya sejarah tersendiri bagi mereka,” Winata bertutur.

Program kunjungan ke Istana ini pernah dilakukan saat pemerintahan Presiden Soeharto. Tapi itu hanya dilakukan pada hari Jumat dan dibatasi waktunya. Itupun, menurut Winata, kesempatan ini hanya berlaku bagi organisasi atau kelompok masyarakat. Perorangan tidak boleh masuk. Barulah pada era Presiden SBY ini Istana kepresidenan dibuka lebar-ebar untuk masyarakat.

Rencananya, Istana-istana Kepresidenan di daerah juga akan dibuka untuk umum, pada Sabtu dan Minggu. ”Saat ini memang istana daerah, seperti Istana Bogor, hanya dibuka pada Senin hingga Kamis,” ujar Winata.

Tur ke istana ini tidak dipungut biaya seperser pun. Dibuka setiap Sabtu dan Minggu, pukul 09.00 – 16.00 WIB. Masyarakat yang ingin mengikuti tur berdurasi 1 jam ini tidak perlu mengikuti proses birokrasi yang berbelit. Cukup memperlihatkan kartu indentitas asli, mereka dapat langsung mendaftarkan diri pada hari yang sama di Pos Pendaftaran yang terletak di area Sekretariat Negara, Jalan Majapahit. Pendaftaran terakhir ditutup pukul 15.00 WIB.

”Tentu diharapkan pengunjung juga wajib berperilaku sopan dan menghargai lingkungan Istana Kepresidenan sebagai tempat tinggal Presiden dan keluarganya, serta tempat kerja Presiden sehari-hari,” ujar Winata

Di sepanjang keliling istana, seluruh wisatawan akan dijelaskan mengenai sejarah dan berbagai hal menarik mengenai Istana-Istana Kepresidenan. Setelah mengikuti rangkaian tur, para wisatawan dipersilakan mengabadikan momen mereka di tempat-tempat tertentu di Istana Merdeka. Pemotretan dilakukan oleh para fotografer Istana Kepresidenan.

Selaku pengelola Istura ini, Winata mengharapkan adanya masukan yang bersifat konstruktif dari masyarakat agar ke depan pelayanan dalam mengelola istura lebih baik lagi. (win)