Arsip

« Agustus 2008 »
M S S R K J S
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      

Wawancara

Telewicara pada Puncak Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

TRANSKRIPSI
TELEWICARA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PUNCAK PERINGATAN HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL KE-13 TAHUN 2008
DAN PERESMIAN PEMBUKAAN RITECH EXPO 2008
ISTANA NEGARA, 8 AGUSTUS 2008



Sdri. Endah, Reporter TVRI
Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara yang kami hormati dan kami banggakan, sesaat lagi akan kami ikuti telewicara Bapak dengan tiga tempat, di Kemayoran, di Palembang, Sumatera Selatan, dan juga di Denpasar, Bali. Namun demikian, Bapak, di Universitas Negeri Gorontalo saat ini juga telah siap menyaksikan siaran Televisi Republik Indonesia, yakni seorang inovator Bapak Asri Adi didampingi oleh Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Pak Nelson dan juga Sekda Provinsi Gorontalo Bapak Idris Rohim.

Namun demikian, Bapak, telewicara akan kami mulai dari Kemayoran seperti tampak di televisi saat ini, Direktur Utama PT Lembaga Elektronika Nasional didampingi Menko Perekonomian, Ibu Sri Mulyani siap berdialog dengan Bapak. Saat ini PT LEN sendiri telah memproduksi beberapa alat komunikasi dengan spesifikasi military security. Untuk itu, kami mohonkan dengan hormat Bapak langsung menyapa Direktur Utama PT LEN. Kami persilakan.


LOKASI : MEGA GLODOK KEMAYORAN

Presiden Republik Indonesia
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi,
Ada Ibu Menko Perekonomian, ada Direktur Utama PT LEN, apa kabar dan bagaimana keadaan di situ?

Plt. Menteri Koordinator Perekonomian
Selamat Pagi, Pak.

Direktur Utama PT LEN
Alhamdulillah, kami baik semua.

Presiden Republik Indonesia
Saya kurang bisa mendengar barangkali ada masalah teknis, coba diulangi lagi mungkin bisa saya dengar.

Direktur Utama PT LEN Industri
Selamat pagi,
Assalamu’alaikum wahmatrullahi wabarakatuh,
Suasana di sini alhamdulillah Pak dan di sebelah saya ada Ibu Menteri Koordinator Perekonomian, Ibu Sri saya persilakan.

Presiden Republik Indonesia
Oh silakan, Bu Ani silakan.

Plt. Menteri Koordinator Perekonomian
Selamat pagi Bapak Presiden,
Kami pagi ini disertai oleh Direkrur Utama PT LEN, Bapak Wahyudin Baginda dan Direktur Utama PT Inka, Rusdiatmoko. Mungkin untuk mempersingkat waktu sesuai tadi arahan dari moderator, kami akan memberikan waktu kepada PT LEN d dan PT Inka untuk menyampaikan inovasi apa yang mereka telah dan sedang dipresentasikan di dalam RITECH ini, maupun yang akan berguna bagi masyarakat secara umum. Silakan dari PT LEN dulu, Bapak Presiden dengan seizin Bapak.

Presiden Republik Indonesia
Silakan.

Direkrur Utama PT LEN Industri
Terima kasih, Bapak Presiden. Jadi PT LEN Industri, jadi saya ralat tadi dari pembawa acara menyebutkan PT Lembaga Elektronika Nasional, jadi namanya hanya PT LEN Industri, Pak. Jadi LEN hanya sebuah nama.

Jadi PT LEN Industri mengembangkan, ada tiga teknologi dimana yang pertama adalah teknologi di bidang pertahanan, elektronika pertahanan. Yang kedua adalah teknologi di bidang elektronika transportasi, dan yang ketiga teknologi adalah di bidang telekomunikasi. Dimana dalam bidang teknologi pertahanan hasil kerjasama antara PT LEN Industri dengan Riset dan Teknologi Kementrian Riset dan Teknologi, PT LEN berhasil mengembangkan rancang bangun produk integrated security secure communication radio HF, dimana peralatan ini sangat bermanfaat untuk dimanfaatkan di bidang military, karena tidak dapat dilakukan penyadapan maupun jummy. Jadi sangat secure terhadap sistem penyadapan dan pelumpuhan daripada sistem telekomunikasi di military. Mungkin itu yang dapat kami sampaikan. Mungkin kalau Bapak Presiden berkenan juga saya juga serahkan kepada Dirut PT Inka untuk memberikan informasi tentang.

Presiden Republik Indonesia
Belum, belum. Tunggu dulu, tunggu dulu, Bapak dulu, LEN dulu. Dari temuan, penelitian, pengembangan yang dilakukan oleh PT LEN Industri tadi, berapa banyak sudah masuk ke mainstream dari industri dalam negeri kita? Sudah berapa banyak dikonsumsi oleh kalangan dalam negeri kita, supaya prospeknya makin bagus? Silakan.

Direkrur Utama PT LEN Industri
Dari ketiga teknologi tadi, jadi yang masih sangat kurang, yaitu di bidang military, Pak. Tetapi di bidang transportasi khususnya di elektronika transportasi untuk inter-logging system itu sudah sangat besar, karena boleh dikata 100% daripada sistem inter-logging system yang dibangun saat ini itu disuplai dari PT LEN. Kemudian yang kedua untuk bidang telekomunikasi, ini kita berhasil sekarang membangun pemancar TV digital dan kita akan ekspos pada bulan ini juga, karena kita tahu bahwa TV digital ini akan mulai masuk mulai tahun 2009 sampai 2015 digunakan, Pak.

Presiden Republik Indonesia
Baik. Ini di Menteri Pertahanan juga ada di sini bersama saya, dari TNI saya juga ada saya kira. Saya kira bagus kalau dilanjutkan komunikasinya. Prinsip kalau sistem persenjataan, perlengkapan, dan perlengkapan militer itu bisa dihasilkan di dalam negeri, oleh industri strategis kita, wajib hukumnya kita beli di dalam negeri. Kalau kita belum bisa membikin, ya memang kerjasama, itupun ada proses alih teknologi, join research, join investment dan lain-lain ya. Zaman dulu kita mudahnya beli saja, mungkin ada komisinya juga gitu ya. Oleh karena itu, mari kita daya gunakan, apa namanya, yang ada di negeri kita ini sebaik-baiknya lebih efisien, cocok dengan kondisi kita, asalkan lulus uji coba, kualitasnya juga harus bagus. Terima kasih. Silakan Pimpinan PT Inka.

Direkrur Utama PT Inka
Assalamu’alaikum warahmatulahi wabarakatuh.

Presiden Republik Indonesia
Walai’kumusalam.

Direktur Utama PT Inka
Kami laporkan untuk tahun ini ada empat produk inovasi untuk angkutan massal. Yang pertama adalah kereta rel diesel untuk Semarang, pesanan Bapak Menhub untuk Gubernur Jawa Tengah. Yang kedua adalah kereta rel diesel untuk pesanan Surabaya, untuk commuter Surabaya. Dan yang ketiga adalah rel bus, pesanan Bapak Gubernur Sumatera Selatan. Dan yang terakhir adalah prototype untuk busway yaitu articulated bus atau bus gandeng. Demikian Bapak Presiden.

Presiden Republik Indonesia
Baik. Saya berharap terus dilanjutkan, Pak ya dengan jajarannya. Alat angkut kereta api sangat-sangat penting. Penduduk kita besar disamping kita terus mengembangkan double track system, kita juga menyempurnakan derajat keselamatan dan keamanan, saya ingin lebih efisien lagi. Dengan demikian menjadi banyak pilihan di negara kita, apakah menggunakan pesawat terbang atau kereta api ataupun moda-moda transportasi yang lain. Sampaikan salam saya kepada Keluarga Besar Inka untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitasnya.

Sdri. Endah, Reporter TVRI
Baik. Dan Bapak Presiden, kita langsung menuju ke Palembang.

Presiden Republik Indonesia
Silakan.

Sdri. Endah, Reporter TVRI
Dimana di Palembang sebagai satu kawasan yang Bapak canangkan sebagai Lumbuh Energi Nasional, saat ini inovasi yang telah dilakukan adalah memproduksi sebuah biodiesel yang berbahan baku minyak sawit dan hal ini telah diujicobakan pada bus-bus di Universitas Sriwijaya Palembang. Dan salah satu innovatornya adalah Bapak Faisal yang didampingi oleh Ibu Badia Perizade, Rektor Universitas Sriwijaya dan juga Gubernur Sumatera Selatan, Bapak Mahyudin. Kami persilakan Bapak langsung ke Palembang.

LOKASI : UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG

Presiden Republik Indonesia
Bapak Gubernur, Ibu Rektor, dan inovator yang saya cintai, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Gubernur Sumatera Selatan
Walai’kumusalam warahmatullahi wabaraktuh.

Presiden Republik Indonesia
Baik. Saya lihat tadi duduknya rapi, tekun mendengarkan. Saya sekarang yang ganti mendengarkan, tolong ceritakan apa yang sudah dikembangkan untuk betul-betul meningkatkan energi terbarukan, terutama yang berasal dari tanaman atau bahan bakar nabati. Saya persilakan.

Universitas Sriwijaya
Baik. Assalamu’alaikum warahmatulahi wabarakatuh.

Presiden Republik Indonesia
Walai’kumusalam.

Universitas Sriwijaya
Bapak Presiden dan Ibu Negara HJ. Ani Bambang Yudhoyono yang kami hormati, bahwa sampai saat ini penelitian dari riset unggulan strategis nasional pengembangan energi baru dan terbarukan atau lebih singkat RUSNAS Energi. Saat ini mempunyai tiga topik penelitian, yaitu pengembangan biodiesel, pengembangan pencairan batubara dan pengembangan pencampuran batubara.

Untuk biodiesel, saat ini RUSNAS Energi telah dapat membuat suatu perangkat proses produksi biodiesel dari crude palm oil dengan kapasitas sebanyak 100 kg per jam dengan atau 100 kg per batch, dan ini bisa dikembangkan lebih lanjut. Produk yang dihasilkan telah diujicobakan pada bus-bus yang ada di UNSRI. Pada awalnya kita melakukan uji coba dengan menggunakan biodiesel B5, artinya 5% biodiesel dan 95% adalah petrodiesel. Sampai saat ini kita telah meningkatkan komposisi itu menjadi 10%. Dan Insya Allah akan kita lanjutkan lagi dengan memperbesar komposisi biodiesel hingga 30%. Dan alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan dari segi kinerja mesin, kemudian juga kita uji coba dengan melihat, apakah ada dampak negatif terhadap lingkungan, dan ternyata bahwa lebih ramah lingkungan, karena memang secara teoritis, bahan bakar nabati itu lebih ekologis.

Kemudian Bapak Presiden yang kami hormati, untuk pencairan batubara, saat ini telah dilakukan penelitian skala laboratorium dengan menghasilkan minyak sintetis batubara. Minyak sintetis batubara ini akan kita lakukan dengan upgrading, sehingga nanti produk dari upgrading minyak sintesis ini akan menghasilkan minyak biodiesel sebagai pengganti, maaf, minyak diesel sebagai pengganti diesel yang berasal dari crude oil.

Kemudian dari penelitian coal blinding atau pencampuran batubara, kita juga telah melakukan uji coba dengan memanfaatkan batubara kualitas rendah yang nilainya secara ekonomis tidak menguntungkan, kita upgrading dengan menggunakan, mencampur dengan batubara kualitas tinggi. Dan hasil produk ini dapat memenuhi spesifikasi yang disyaratkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap misalnya untuk sebagai sumber energinya.

Kemudian juga penelitian, kita fokuskan juga kepada suatu parameter penting di dalam pembakaran batubara, yaitu temperatur leleh abu, dimana kalau suhunya kurang dari 1.200 derajat celcius, itu akan menyebabkan kerusakan pada boiler-nya.

Bapak Presiden yang kami hormati,
RUSNAS tahun 2008 ini, itu didanai oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi sebanyak Rp 1,5 miliar dan juga dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebanyak Rp 2 miliar, dan juga dari Universitas Sriwijaya dalam bentuk bantuan teknis, fasilitas administrasi dan sebagainya. Ke depan insya Allah kita akan lebih kembangkan lagi.

Dan sebetulnya Bapak Presiden yang kami hormati, RUSNAS Energi ini sebetulnya juga mendukung keberhasilan program Sumatera Selatan sebagai dukung energi yang telah Bapak canangkan pada tahun 2004 yang lalu. Disamping itu juga, dengan produk pencampuran batubara sebetulnya bisa dijadikan sebagai bahan bakar untuk PLTU Bulu Tambang dalam rangka kita untuk mensukseskan program 23 watt. Demikian juga program RUSNAS ini berkaitan erat dengan Program Kementerian Negara Riset dan Teknologi berupa pengembangan energi baru dan terbarukan.

Presiden Republik Indonesia
Kebijakannya, keterpaduannya dengan pihak-pihak yang lain Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Gubernur, para peneliti, dunia usaha agar dua-duanya tetap kita penuhi ketahanan pangan dan juga kebutuhan untuk energi, harus ada sinkronisasi, jangan sampai ada mismatch. Brasil itu bagus, mengembangkan pangan juga oke, mengembangkan energi yang dari bahan bakar nabati juga oke. Itu yang pertama.

Yang kedua, sama, ketika saya melihat banyak sekali mesin-mesin yang bisa mengubah jarak misalnya, biomassa menjadi sumber energi yang siap digunakan. Harapan saya itu juga dimasyarakatkan, dipasarkan, jangan hanya berhenti dipenelitian. Saya lihat televisi di negara-negara maju, mereka juga melakukan itu industri kecil, industri rumah tangga, akhirnya bisa mencukupi, mencukupi kebutuhan energinya.

Dan yang terakhir untuk Sumatera Selatan, saya dorong pengembangan batubara karena kaya batubara. Klasifikasi bagus, saya kemarin berkunjung ke Bontang itu kekurangan gas, coba dibikin dengan inovasi itu sehingga batubara kita switch untuk itu, termasuk yang untuk kepentingan diesel tadi. Silahkan dikembangkan terus sampai betul-betul kita memberikan solusi teknologi atas masalah energi dan pangan yang kita hadapi. Terima kasih, salam untuk semua.

Sdri. Endah, Reporter TVRI
Baik, dari Palembang kita akan menuju ke Denpasar, Bapak. Seperti sambutan Bapak tadi, bahwa inovasi harus tetap dilakukan, termasuk di bidang ICT. Bagaikan pucuk dicinta ulam tiba, Bapak Presiden, ternyata di Bali saat ini dilaporkan telah dilaksanakan inovasi di bidang IT dengan pembangunan telecenter dan ini telah digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik yang dibangun di desa-desa dan di sekolah telah dimanfaatkan di Kabupaten Jembrana. Bapak bisa langsung menghubungi Pak Tatang Taufik, inovator di bidang IT. Kami persilakan.

LOKASI : UNIVERSITAS UDAYANA BALI

Presiden Republik Indonesia
Selamat pagi, Pak Bupati Jembrana dan Bapak Taufik, inovator kita. Silakan dijelaskan saya sudah lama mendengar Jembrana salah satu model di negeri ini yang mengembangkan IT dan aplikasi untuk kepentingan pelayanan publik. Itu penting sekali, rakyat harus kita berikan pelayanan terbaik karena kita ini mengemban amanah untuk rakyat kita. Saya persilakan, silakan dijelaskan.

Sdr. Tatang Taufik, Inovator di bidang IT
Baik, terima kasih Bapak Presiden,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Presiden Republik Indonesia
Walai’kumusalam.

Sdr. Tatang Taufik, Inovator di bidang IT
Perkenankan kami untuk melaporkan apa yang telah kami laksanakan di Kabupaten Jembrana selama ini dan sedang kami terapkan di beberapa daerah lain, termasuk kota Pekalongan mulai tahun ini.

Bapak Presiden yang kami hormati,
Kami di sana memperkenalkan strategi e-development dimana pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi atau TIK merupakan bagian integral dari pembangunan daerah, termasuk pemberdayaan masyarakat dan penurunan kemiskinan.

Bapak Presiden yang kami hormati,
Di antara beberapa prakarsa dapat kami sampaikan adalah membantu penyediaan solusi-solusi TIK yang legal, handal, dan murah yang berbasis open source atau kode sumber terbuka yang diharapkan ini juga bisa memacu pengembangan SDM setempat dan kreativitas lokal. Dan akhirnya tentu saja bisa mendukung kemandirian bangsa.

Di antara beberapa hal yang dapat kami sampaikan adalah pengembangan kantor maya yang juga sudah diterapkan di beberapa daerah lain. Kemudian pengembangan paket aplikasi sistem informasi manajemen daerah, lalu sistem pelayanan umum satu loket yang saat ini alhamdulillah sudah mendapat sertifikat ISO, lalu pengembangan infrastruktur infokom terpadu yang sudah menjangkau seluruh Kecamatan dan seluruh Desa di Kabupaten Jembrana, serta sebagian besar dari sekolah yang ada di sana. Lalu pengembangan fasilitas pemberdayaan masyarakat yang disebut dengan telecenter atau Info Banjar. Dan yang terakhir adalah Pemkab Jembrana sudah mulai mengadopsi teknologi smart card untuk kartu pegawai daerah. Lebih jelasnya, saya kira Bapak Bupati akan menambahkan.

Presiden Republik Indonesia
Silakan, Pak Winasa silakan.

Bupati Jembrana, Provinsi Bali
Selamat pagi, Pak Presiden.

Presiden Republim Indonesia
Selamat pagi.

Bupati Jembrana, Provinsi Bali
Apa yang sudah dijelaskan tadi oleh Pak Tatang, bahwa kami di Jembrana telah membangun satu jaringan yang kita sebut namanya Jimbarwana Net. Jadi Jimbarwana Net ini adalah menghubungkan seluruh Desa, seluruh Kecamatan dan sebagaian besar dari sekolah-sekolah SD, SMP, SMA, Puskesmas itu dengan jaringan yang kita sebut Jimbarwana Net. Jimbarwana Net ini merupakan jaringan yang mandiri dilakukan di Kabupaten Jembrana dan yang lebih jelas lagi adalah Jimbarwana Net ini bisa mengakses apa yang kita sebut dengan Jardiknas. Jadi bisa mempergunakan Jaringan Pendidikan Nasional. Jadi Jaringan Pendidikan Nasional yang sudah ada ini kita bisa integrasikan J Net yang ada di Jembrana.

J Net ini juga di beberapa wilayah kita sertai dengan telecenter, telecenter yang meliputi di dusun, bukan di desa lagi sudah tingkat dusun sudah bisa melakukan, apa namanya, telecenter itu semua bisa dilakukan secara cuma-cuma oleh masyarakat. Jadi mereka bisa mengakses internet dengan secara cuma-cuma di beberapa bagian yang sudah ada telecenternya, sehingga informasi ini akan memudahkan masyarakat untuk mencari informasi keluar.

Bapak Presiden, perlu juga saya sampaikan hal yang paling penting, bukan ini sekedar informasi, tapi tujuan akhirnya adalah untuk bagaimana bisa menyelesaikan MDGs 2010. Jadi ini adalah sasaran akhir daripada Kabupaten Jembrana, sehingga dengan demikian kita bisa menyelesaikan kemiskinan yang ada di Kabupaten Jembrana.

Presiden Republik Indonesia
Terima kasih Pak Winasa. Saya berikan penghargaan kepada Provinsi Bali, Kabupaten Jembrana, Universitas Udayana, para inovator atas semua pengembangan tadi. Ini klop betul dengan fokus pengembangan IT sekarang ini di Indonesia untuk membangun good governance, pelayanan publik termasuk disitu kemudian untuk pendidikan, e-education dan juga untuk bikin bisnis ini efisien, kalau efisien, kompetitif, kalau kompetitif, mesti tumbuh. Saya mendorong betul, Bali andalan kita dalam dunia wisata, lakukan pengembangan IT untuk itu, sekaligus tadi untuk pelayanan publik yang sangat-sangat kita perlukan.

Terima kasih. Selamat berjuang, semoga berhasil.


*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan