October 31, 2020
Breaking News

Kritik Tajam SBY Terhadap Pemerintahan Jokowi

Kritik Tajam SBY Terhadap Pemerintahan Jokowi

Kritik Tajam SBY Terhadap Pemerintahan Jokowi – Susilo Bambang Yudhoyono pernah menjabat sebagai presiden pada tahun 2004 hingga 2014. Masa pemerintahan selama 2 periode ini memberikan warna tersendiri bagi Indonesia terutama pada sektor ekonomi, politik dan sosial. Hal ini, ia sampaikan pada pidato refleksi akhir tahun di JCC. SBY menyoroti beberapa kebijakan Jokowi selama masa kepemimpinan 5 tahun ini. Dengan kritikan yang dilontarkan ini, SBY berharap Presiden Jokowi dapat melakukan koreksi dan perbaikan. Beberapa kritikan tersebut hampir membahas mengenai masalah ekonomi:

1. Pengangguran
Pada masa pemerintahan Jokowi, angka pengangguran hanya berkurang 1% dari total jumlah pengangguran yang cukup banyak. Ada sekitar 8, 14 juta orang yang tercatat masih menganggur. Kemudian 28,4 juta diantaranya tercatat sebagai pekerja paruh waktu. Hal ini menurut SBY masih menunjukkan angka pengangguran yang cukup banyak. Angka tersebut sebaiknya segera diberikan solusi agar pengangguran di Indonesia berkurang. Indonesia memiliki sumber daya manusia yang sangat potensial. Akan sangat disayangkan jika tenaga harus hilang begitu saja. Pemerintah butuh membuka lapangan pekerjaan agar tenaga manusia produksi bisa dimanfaatkan dengan baik.

2. Daya Beli Menurun
Belakangan ini, daya beli masyarakat makin menurun. Hal ini tentu membuat pergerakan ekonomi di Indonesia menjadi agak lesu. Pada masa pemerintahan SBY, beliau memberikan perlindungan sosial berupa program bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, dana desa dan subsidi tepat sasaran. Dengan cara tersebut, masa pemerintahan selama 10 tahun dapat menurunkan angka kemiskinan hingga 6%

3. Penerimaan Pajak Jauh dari Target
Demokrat mengamati bahwa penerimaan pajak masih kurang dari perusahaan sekitar 559 triliun rupiah. Angka tersebut tergolong masih cukup besar karena kurangnya pendapatan pajak dan non pajak dapat menambah angka defisit di APBN. Hal ini apabila dibiarkan akan membuat anggaran menjadi buruk dan tidak sehat. SBY berharap agar Jokowi bertindak tegas terhadap para pelaku mangkir pajak yang sangat merugikan negara.

4. Hutang yang Terus Bertambah
Menambah hutang negara bukan sebuah tindakan buruk asal angkanya masih berada di bawah 30%. Dan sebaiknya hal ini perlu dipertimbangkan secara matang agar negara tetap berada pada posisi aman. Apabila negara hendak berhutang maka akan lebih baik jika hutang tersebut digunakan secara tepat guna. Artinya, jika tidak terlalu mendesak sebaiknya negara jangan berhutang terlebih dahulu agar beban rakyat tidak terlalu berat.

Setidaknya ada 4 point penting yang dibahas SBY mengenai kebijakan pemerintahan Jokowi pada sektor ekonomi. Keempat point tersebut sebaiknya segera diselesaikan dengan cara yang tepat dan bijak. Jangan sampai kebijakan pemerintah tersebut tidak memberikan nilai positif terhadap rakyat dan masyarakat lapisan bawah. Semoga pemerintahan Jokowi semakin memberikan warna yang baik bagi publik.

Ketahui Lebih Dalam Tentang Susilo Bambang Yudhoyono
Berita Blog Pers Pidato Poto Profil

Ketahui Lebih Dalam Tentang Susilo Bambang Yudhoyono

Bambang Yudhoyono merupakan presiden Indonesia yang keenam di indonesia. Presiden ini memiliki banyak penghargaan yang telah didapatkannya. Ini juga tidak lepas dari campur tangan sang istri yang telah tiada di dunia ini. Walaupun sang mendiang istri Susilo Bambang Yudhoyono atau lebih sering disebut dengan SBY sudah tidak ada di dunia, namun jasanya patut untuk dikenang. Perjuangan SBY dan mendiang istrinya untuk Indonesia tidaklah sedikit hingga mendapat penghargaan untuk itu. Selain itu sebagai mantan bapak Negara Indonesia pasti ingin yang terbaik untuk negaranya. Jika kamu ingin lebih dalam mengenal SBY simak sedikit tentangnya di bawah ini.

Seperti yang sudah diketahui bahwa SBY merupakan pemimpin Indonesia yang keenam yang kemudian digantikan oleh Jokowi sekarang ini. SBY dulu pertama kali menjabat sebagai presiden Indonesia yang keenam pada tahun 2004 melalui jalur pemilu atau pemilihan umum. SBY didampingi oleh wakilnya yang bernama Muhammad Jusuf Kalla dalam pemiluan 2004 dulu. SBY memiliki nama lengkap yaitu Prof.Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., GCB., AC. Yang merupakan mantan Jendral TNI. SBY lahir di tanah Jawa tepatnya Jawa Timur di daerah Tremas, Arjosari, Pacitan, Indonesia pada tanggal 9 September 1949, SBY juga presiden pertama yang terpilih kembali setelah menjabat sebagai presiden selama lima tahun lamanya. Masa kepemimpinan SBY berakhir pada tahun 2014 yang kemudian diteruskan oleh kepemimpinan Bapak Jokowi yang merupakan presiden Indonesia sekarang.

Bukankah hebat latar belakang yang dimiliki SBY selaku orang yang pernah menjabat sebagai presiden Indonesia ini, sebagai rakyat Indonesia kita seharusnya bangga pernah dipimpin oleh beliau selama dua dekade yang jujur dan tidak pernah bermain permainan judi online ataupun menyentuh permainan haram itu sekalipun dalam hidupnya.

Dengan semua perjuangan yang pernah beliau berikan kepada Indonesia ini seharunya kamu bisa lebih menghargai usahanya dengan menjadi warga Negara Indonesia yang berguna bagi nusa dan bangsa. Jika bisa lindungi Negara Indonesia ini dari serang dalam maupun luar, juga keselamatan generasi muda dari miras dan juga narkoba. Jangan membuat perjuangan para pemimpin Indonesia menjadi sia-sia dan jangan bisanya mengeluh saja.

Puisi Indah Untuk Ibu Ani Yudhoyono
Berita Blog Profil

Puisi Indah Untuk Ibu Ani Yudhoyono

Puisi Indah Untuk Ibu Ani Yudhoyono – Susilo Bambang Yudhoyono atau yang biasa dikenal dengan pak SBY merupakan seseorang yang pernah menjabat sebagai presiden di negara Indonesia. Orang tuanya kerap memanggilnya dengan “sus” ini adalah presiden ke 6 dengan masa jabatan sejak 20 Oktober 2004 sampai 20 Oktober 2014. Presiden SBY lahir pada 9 September 1949 di Pacitan Jawa Timur. Pak Susilo Bambang Yudhoyono dibantu seorang wakil yaitu Muhammad Jusuf Kalla dan berhasil melanjutkan pemerintahannya pada periode yang kedua, kemudian ia berhasil menjabat menjadi presiden kembali pada pemilu 2009. Pada periode yang kedua, presiden Susilo Bambang Yudhoyono dibantu oleh seorang wakil yaitu Boediono.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan salah satu pensiunan militer sekaligus pemain profesional di situs judi online resmi Indonesia. Pada saat itu, karir nya sangatlah mapan, namun harus terhenti saat diangkat oleh presiden Abdurrahman Wahid sebagai seorang menteri tahun 1999 dan sebagai salah satu pendiri dari partai Demokrat. Pangkat terakhir yang dimiliki oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu Jenderal TNI sebelum 25 September 2005.

Untaian Kata Dari Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengalami kesedihan yang mendalam usai kepergian sang istri, ibu Ani Yudhoyono. Istri Susilo Bambang Yudhoyono wafat pada tanggal 1 Juni 2019 dikarenakan sakit. Kepergian ibu Ani Yudhoyono menimbulkan kesedihan bagi para keluarga terkhusus bagi sang suami. Ibu Ani Yudhoyono semasa hidupnya adalah orang yang baik di lingkungan sekitar dan keluarga.

Beberapa waktu yang lalu, presiden negara Indonesia keenam ini menuliskan sebuah puisi untuk sang istri mengungkapkan kerinduannya. Puisi yang dibuat oleh Susilo Bambang Yudhoyono diunggah melalui media sosial sehingga telah banyak diketahui oleh orang. Tepat pada tanggal 1 Desember lalu merupakan enam bulan semenjak kepergian mendiang sang istri.

Mengunggah pada salah satu media sosial miliknya bersamaan dengan foto bersama keluarganya dengan tiga foto. Foto pertama merupakan foto Susilo Bambang Yudhoyono sedang duduk dalam ruang kerjanya ditemani foto sang istri yang dibingkai indah di belakangnya. Ia menuliskan puisi rindu untuk Ani Yudhoyono dengan memakai sebuah sweater berwarna hitam polos dan scraft merah marun yang membalut lehernya. Dengan sangat serius SBY menuliskan puisi rindunya ditemani dengan secangkir teh di depannya.

Puisi Indah Untuk Ibu Ani Yudhoyono

Foto kedua adalah foto mendiang ibu Ani Yudhoyono saat masih hidup dengan memakai kemeja berwarna pink dan rambut yang terurai panjang dan indah. Momen tersebut adalah momen bersama di kebun saat menguruh beberapa bunga anggrek kesayangannya.

Susilo Bambang Yudhoyono menuliskan sebuah puisi yang berisi “pagi ini aku sedang menulis sebuah puisi untukmu dan bertanya kemana kau pergi?” Lalu Aniku menjawab : “aku ada disini dan tak akan pernah pergi. Seperti itulah caption yang dituliskan oleh mantan Presiden keenam Indonesia ini. Dalam foto ketiga yang diunggahnya terlihat foto pemandangan yang sangat indah dengan langit berwarna biru, persawahan, hijau pemandangan dan gunung – gunung nan indah.
Pada foto tersebutpun Susilo Bambang Yudhoyono juga memberikan sebuah puisi yang dipersembahkan untuk mantan ibu negara Indonesia yaitu “Aku di sini”. Isi caption yang tertulis mewarnai foto ketiga adalah “setiap hari aku mendaki, mencari dan berlayar sangat jauh, kemana kah engkau pergi?”.

Selain itu, masih banyak puisi rindu yang disampaikan mantan presiden Republik Indonesia yang telah diunggah di media sosialnya. Tidak sedikit pula Susilo Bambang Yudhoyono menceritakan kisah – kisah hidupnya selama Ani Yudhoyono masih hidup di dunia.

Profil Susilo Bambang Yudhoyono
Berita Blog Profil

Profil Susilo Bambang Yudhoyono

Profil Susilo Bambang Yudhoyono – Susilo Bambang Yudhoyono atau sering disebut SBY, lahir di dusun kecil yakni Dusun Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur pada hari Jumat, tanggal 9 September 1949. hingga kini, usia beliau sudah menginjak 70 tahun. Beliau beragama Islam.dan tumbuh di keluarga Islam yang sangat baik.. SBY terlahir dari pasangan Raden Soekotjo dan Sitti Habibah. Ayah SBY merupakan Pembantu Letnan Satu (Peltu). Setelah ditelusuri, ternyata ayah dari SBY memiliki hubungan dengan trah Hamengkubuwana. SBY memiliki satu saudara yaitu Nurcahyo Anggorojati. Nama Susilo Bambang Yudhoyono diambil dari bahasa asli jawa, akar bahasa Sansekerta. Susilo berarti perilaku yang baik. Bambang memiliki makna pahlawan atau ksatria, jadi sangat cocok dijadikan nama seorang anak laki-laki jawa. Sementara Yudhoyono memiliki arti perjalanan, pertempuran. Jika nama tersebut disusun, akan menghasilkan makna yang luhur, yaitu seorang Ksatria/pahlawan yang memiliki perilaku/ budi pekerti yang baik.

Panggilan nama dari orang tua untuk SBY adalah “Sus”, dan kemudian populer dengan nama SBY hingga sekarang. Saat SBY kecil, beliau memiliki cita-cita menjadi seorang tentara nasional yang gagah. Keinginan itu ditunjukan oleh SBY ketika masih duduk di bangku sekolah, menjadi pribadi yang intar dan cerdas di berbagai bidang. Seperti, unggul dalan bidang akademik sekolah, mahir berpuisi dan bercerita, juga lihai memerankan peran sebagai orang lain atau berakting. SBY juga memiliki keahlian lain seperti di bidang olahraga. Beliau bersama teman-temannya sempat tergabung dalam klub voli, bernama Rajawali. SBY kecil dikenal dengan sosok yang periang, tidak mudah menyerah dan tidak manja. SBY selalu diajarkan mengenai hal-hal baik dari keluarga sederhananya. Tidak salah jika SBY memiliki teman yang amat banyak, yang selalu mengasihi dan menyayanginya.

Berbicara mengenai pendidikan sang mantan presiden RI ini, memperlihatkan bahwa pendidikan memang diutamakan dengan melihat bakat dan minat seorang SBY. SBY bersekolah di SMP favorit anak-anak Pacitan, Jawa Timur pada masa itu, yakni SMP Negeri Pacitan. Kemudian meneruskan pendidikan sampai jenjang SMA. Sebelum masuk ke pendidikan militer, SBY masuk ke Institut 10 November Surabaya (ITS) dengan mengambil jurusan Teknik Mesin. Setelah itu SBY masuk ke Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di daerah Malang, Jawa Timur. Hingga akhirnya pada tahun 1970, SBY mulai bersekolah di Akademi Angkatan Bersenjata RI (AKABRI). Pada tahun-tahun tersebut, SBY banyak mendapat ilmu baru yang bisa menambah wawasan serta mendekatkan dirinya dengan cita-cita sejak kecil, yaitu ingin menjadi seorang anggota militer. Hal tersebut juga didukung oleh keluarganya dan teman-temannya. SBY menjadi lulusan terbaik AKABRI pada tahun 1973 dengan penghargaan Adhi Makasaya. Tak cukup di Indonesia saja, SBY juga bersekolah di luar negeri. Yaitu pada tahun 1976, SBY diketahui bersekolah di American Language Course, Lackland, Texas, Amerika Serikat. Pemilihan sekolah ini bukan berarti meninggalkan cita-citanya. Justru, SBY memiliki pikiran bahwa dirinya harus mahir dalam berbahasa asing, agar saat menempuh pendidikan selanjutnya di negeri orang tidak akan merasa sulit dengan keterbatasan bahasa. SBY menyelesaikan pendidikan di Amerika dengan sangat baik. Di tahun yang sama, 1976, SBY mendaftar di Airbone and Ranger Course, Fort Benning, Georgia, Amerika Serikat.

Kemudian pendidikan militer dilanjutkan oada tahun-tahun berikutnya. Tahun 1982-1983, SBY mengenyam pendidikan di Infantry Officer Advanced Course di Fort Benning, AS. Tahun 1983 di Jungle Warfare Training di Panama. Tahun 1984, Anti Tank Weapon Course di Belgia dan Jerman. Tahun 1985 mengikuti Kursus Komandan Batalyon di Bandung. Tahun 1988-1988, Seksoad di Bandung, dan Komandan Staf General di Kansas, AS pada tahun 1990-1991.

Kehidupan Pribadi Sosok SBY
Berita Blog Profil

Kehidupan Pribadi Sosok SBY

Kehidupan Pribadi Sosok SBY – Susilo Bambang Yudhoyono lahir dari pasangan Siti Habibah dan Raden Soekotjo, di Tremas Pacitan Jawa Timur. Perjalanan hidup SBY tidaklah mudah, hingga akhirnya kini beliau sudah memiliki keluarga serta cucu yang selalu menemani. Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono dikenal sebagai keluarga yang menyukai travelling. Berbagai tempat bersejarah di indonesia telah dikunjungi keluarga ini, mulai dari Candi Borobudur, Bali, dan lainnya. Kedekatan keluarga Yudhoyono menjadikan keluarga ini sering dijuluki keluarga harmonis dan bisa dikatakan Family Goals, keluarga yang didambakan oleh kebanyakan orang. Keluarga Yudhoyono memang memukau di mata publik, karena mampu memberikan contoh yang baik untuk sisi keluarga yang saling mendukung dan menyayangi. Susilo Bambang Yudhoyono memiliki istri setia bernama Kristiani herawati atau akrab disapa dengan nama Ibu Ani Yudhoyono. Mereka menikah pada tanggal 30 Juli 1976. Ani Yudhoyono merupakan anak dari almarhum Jenderal Purnawirawan sarwo Edhi Wibowo. Pasangan ini memiliki 2 orang putra bernama Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Dari dua orang putra inilah, pasangan SBY dan Ibu Ani Yudhoyono memiliki menantu dan juga cucu-cucu. Menantu pertama keluarga SBY adalah Annisa pohan, istri dari Agus Harimurti. Pasangan ini memberikan SBY dan ibu Ani cucu, yaitu Almira Tunggadewi Yudhoyono. Kemudian, menantu kedua keluarga SBY adalah Siti Ruby Aliya Rajasa, merupakan putri dari Hatta Rajasa. Pasangan Ibas dan ruby memiliki tiga anak yang bernama Pancasakti Maharajasa Yudhoyono,Gayatri Idalia Yudhoyono dan Airlangga Satriadhi Yudhoyono. Hingga kini keluarga SBY sudah memiliki 4 cucu. Kedekatan SBY dengan cucu-cucunya terus dibagian di sosial media milik pribadi maupun keluarga yang lain serti menantu dan anaknya.

Susilo Bambang yudhoyono memiliki hobi bermain judi bola di salah satu situs ternama, yaitu situs agen bola terpercaya Indonesia dan hobi berpidato yang tidak banyak orang yang tahu. Ya, dengan kecakapan bahasa yang dimiliki SBY, maka tidak asing rasanya jika SBY berpidato di muka umum dengan hasil karyanya sendiri. Disamping hobi berbicara di depan publik, SBY juga memiliki seni keindahan menulis syair dan puisi, atau bahkan lagu. hasil karyanya tak jarang beliau unggah di laman pribadinya, sehingga bisa dibaca oleh khalayak umum. SBY juga memiliki hobi olahraga. Olahraga yang digemari SBY adalah voli dan tenis meja. Tidak jarang, jika selama SBY menjabat sebagai Presiden RI, beliau tetap menyempatkan untuk berolahraga di halaman Istana Merdeka.

Di sisi lain, SBY mempunyai jiwa yang romantis dan penuh kasih, yang ditunjukan kepada keluarganya. Hal itu terbukti ketika istri tercintanya, Ibu Ani Yudhoyono sedang sakit, SBY selalu menemani tanpa kurang sedikitpun perhatian yang diberikan. Kala itu, Ibu Ani mengidap sakit kanker darah sehingga harus menjalani perawatan insentif di Rumah Sakit National University Hospital. SBY kala itu menemani istrinya melakukan pengobatan selama kurang lebih empat bulan. Namun, Tuhan berkehendak lain. Ibu Ani Yudhoyono dinyatakan meninggal pada tanggal 1 Juni 2019 di Rumah Sakit Singapura setelah kurang lebih 4 bulan dirawat. Duka mendalam tentu terasa di keluarga SBY, terutama pada sosok pribadi SBY. Ditiggalkan istri tercinta, istri yang telah menemaninya 10 tahun dalam masa bakti menjabat sebagai presiden Republik Indonesia, sangat menyisahkan duka mendalam. Selang 2 bulan setelah kepergian Ibu Ani Yudhoyono, keluarga SBY kembali dirundung ujian dengan meninggalnya ibunda dari SBY yaitu Situ Habibah pada tanggal 30 Agustus 2019. Kesedihan mendalam jelas terasa, ketika dua orang anggota keluarga SBY telah pergi untuk selamanya. Namun, semangat SBY hingga kini tidak pudar. Beliau tetap bersemangat dan ceria menjalani hidup, karena masih banyak orang-orang terkasih yang mengelilingi beliau di masa tuanya.

Komentar SBY Tentang Pemindahan Ibukota
Berita Blog Pidato Profil

Komentar SBY Tentang Pemindahan Ibukota

Komentar SBY Tentang Pemindahan Ibukota – Rencana Jokowi untuk memindahkan ibukota Jakarta ke Kalimantan menuai komentar publik yang sangat beragam. Tidak ketinggalan dengan Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan mantan presiden ini turut mempertanyakan rincian proses pemindahan ini. Adapun beberapa hal yang menjadi ganjalan bagi SBY antara lain:

– Konsep
Dalam komentarnya mengenai pemindahan ibukota SBY ingin menegasakan mengenai konsep yang hendak diusung Jokowi. Apakah sudah memiliki konsep yang jelas atau belum. Apabila konsep yang diusung belum maka sebaiknya dipertimbangkan secara matang agar proses kedepannya akan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

– Timeline
Kemudian mengenai waktu yang hendak dilaksanakan. Apakah akan dilakukan dalam waktu dekat ini atau justru masih jauh lagi menjadi wacana kedepan. Durasi yang dibutuhkan untuk melakukan rencana tersebut butuh berapa lama. Hal ini sangat diperlukan masyarakat dengan jelas karena mereka butuh informasi yang transparan mengenai rencana presiden ini.

– Biaya
Hal utama yang menjadi pertanyaan SBY dan masyarakat Indonesia yakni mengenai biaya. Berapa besaran biaya yang hendak dikeluarkan, dan apakah biaya tersebut bisa didapatkan dalam waktu singkat. Rincian biaya dan anggaran yang jelas dapat membuat proses pelaksanaan lebih bagus dan lebih baik.

– Asal Anggaran
Lalu hal lain yang menjadi ganjalan pikiran SBY yakni mengenai asal anggaran. Darimana biaya tersebut diambil? Sebagai ketua umum demokrat, SBY belum bisa membaca rencana APBN 2020 tentang anggaran pindah ibukota ini. Artinya, dalam APBN 2020 belum diuraikan secara jelas dan gamblang mengenai pemindahan ibukota ini.

Beberapa uraian pertanyaan diatas hanya deretan dari kekhawatiran SBY mengenai jalannya pemindahan ibukota. Rencana yang baik dan matang dapat ikut serta dalam menyukseskan proses pelaksanaan. SBY menyarankan pemerintah untuk lebih serius menyiapkan pembangunan mega proyek ini agar tidak berhenti ditengah jalan. Mengingat, kondisi ekonomi Indonesia sekarang ini masih dalam keadaan tidak baik. Berkaca dari negara lain yang sukses dan gagal dalam proses pemindahan ibukota, tentu saja SBY tetap optimis bahwa proses pemindahan ibukota ini tetap bisa berjalan dengan baik dan sukses.

SBY juga menambahkan bahwa banyak sasaran pembangunan yang lebih mendesak dan beberapa faktor lingkungan yang kurang mendukung, tentu hal tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja. Beliau juga menceritakan bahwa dahulu ketika menjabat sebagai presiden ingin memindahkan ibukota ke wilayah Jawa Barat, namun setelah dipikirkan selama 2 tahun hal tersebut akhirnya tidak jadi dilaksanakan karena tidak adanya anggaran. Secara tidak langsung SBY ingin mengatakan bahwa dirinya juga sependapat bahwa Jakarta sebaiknya tidak lagi dijadikan ibukota mengingat permasalahan banjir dan macet sudah menjadi hal umum terjadi. Semoga rencana pemindahan ibukota dapat berjalan dengan baik.