Berita Utama

Untuk Mewujudkan Program 2 Juta Ton Beras

SBY: Jaga Ketersediaan Air Baku

Presiden SBY meresmikan jaringan irigasi Bekri dan Rumbia Barat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Senin (26/2) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY meresmikan jaringan irigasi Bekri dan Rumbia Barat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Senin (26/2) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Lampung Tengah: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan, tanpa ketersediaan sarana sumberdaya air baku berkualitas yang cukup, mustahil kita dapat mewujudkan Program 2 Juta Ton Beras dan ketahanan pangan. Presiden menegaskan hal itu dalam sambutan saat meresmikan jaringan irigasi Bekri dan Rumbia Barat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Senin (26/2) siang.

“Salah satu elemen penting yang dapat memacu produksi beras adalah ketersediaan air baku dengan kualitas dan kuantitas memadai. Untuk itu diperlukan irigasi yang memadai pula,” kata Presiden.

Salah satu upaya untuk menjaga keselestarian air, lanjut Presiden, antara lain melalui usaha penghijauan di daerah tangkapan hujan. Saat ini pemerintah sedang menggalakkan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelematan Air (GNKPA). Gerakan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan kondisi air dan lingkungan. “Gerakan ini saya anggap penting untuk mengantisipasi pemenuhan kebutuhan air, baik pada masa sekarang maupun mendatang,” SBY menambahkan.

Selain itu, pemerintah juga mencanangkan Gerakan Indonesia Menanam. Presiden meminta seluruh pemerintah daerah untuk secara sungguh-sungguh, teratur, dan kontinu melakukan Gerakan Indonesia Menanam ini. Semua itu demi menjaga lingkungan dan ketersediaan air baku yang makin tahun makin menipis.

Dengan ketersediaan air baku yang mencukupi, sawah-sawah baru bisa dicetak. Program 2 Juta Ton Beras dan ketahanan pangan bisa terwujud. Ketahanan pangan meningkat, ekobomi akan bertumbuh, dan rakyat terpenuhi kesejahteraannya.

Presiden kembali mengingatkan, rakyat makin sejahtera apabila bisa mencukupi kebutuhan dasarnya, seperti sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan yang baik, memiliki rasa aman, dan berkecukupan energi. “Inilah tujuan dari pembangunan yang kita lakukan,” ujarnya. (har)